
PEKANBARU, GORIAU.COM - Benar-benar menyedihkan, sejak Januari 2014 lalu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau tidak juga membayarkan uang saku para atlet dan pelatih. Sementara mereka dituntut untuk tetap latihan dan berprestasi.
Jika ini terus berlangsung, apa yang bisa dibanggakan Riau lagi ke depan jika induk organisasi olahraga sendiri tidak berusaha mengantisipasi terjadinya pembayaran uang saku para atlet dan pelatih ini.
"Sejak Januari lalu belum dibayarkan, baik pelatih maupun atlet. Tidak tahu kalau cabang lain," kata Pelatih Panahan Riau, Muslim, Kamis (22/5/2014).
Dirinya menilai kondisi ini tentu saja sangat berpengaruh terhadap keinginan para atlet untuk berlatih. "Yang jelas motivasi mereka cenderung menurun," ujar Muslim.
Kondisi ini memang hampir terjadi setiap tahunnya, namun untuk periode pada kepengurusan KONI Riau yang baru ini, bisa dibilang lebih parah. Dimana sebelumnya paling lambat uang saku para atlet dan pelatih hingga bulan ketiga.
"Sementara untuk tahun ini sudah memasuki bulan kelima, tak juga ada proses atau gambaran akan segera dibayarkan," sambung Muslim.***