
TELUK KUANTAN, GORIAU.COM - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Kuantan Singingi akan melakukan MoU dan rekrutmen terhadap 2.000 relawan. Mereka akan bertugas mengawasi jalannya Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2014 mendatang di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Langkah tersebut diambil guna mendukung gerakan satu juta relawan se-Indonesia yang akan mengawasi Pemilu 2014.
Menurut Ketua Panwaslu Kuansing Alpias ST, relawan yang direkrut sangat dibutuhkan sebagai partner kerja di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kuansing. Sebab, selama ini Panwaslu Kuansing kekurangan tenaga untuk menjalankan pengawasan. "Apalagi untuk tenaga lapangan," kata Alpias, Kamis (5/12/2013).
Untuk itu, Panwaslu Kuansing mulai mensosialisasikan gerakan satu juta relawan di sekolah-sekolah yang ada di Teluk Kuantan. Sasarannya, para pelajar yang sudah memiliki hak suara dalam Pemilu mendatang.
Panwaslu Kuansing telah memulai sosialisai tersebut pada Kamis (5/12/2013) di SMKN 1 Teluk Kuantan. Dalam acara tersebut, setidaknya 200 pelajar hadir sebagai peserta.
"Tujuannya, dari kegiatan ini dapat meningkatkan pengawasan partisipatif oleh ormas atau organisasi non pemerintah," ucap Ketua Divisi Organisasi SDM Panwaslu Kuansing Nurman Antoni saat memberikan materi. Selanjutnya, kegiatan yang sama juga akan dilaksanakan dibeberapa sekolah lainnya. Seperti SMAN 1 Teluk Kuantan, SMKN 2 Teluk Kuantan serta MAN Teluk Kuantan.
"Besok (hari ini) akan kita lakukan ditempat-tempat tersebut," kata Nurman.
Tidak hanya para pelajar, Panwaslu Kuansing juga berencana akan mensosialisasikan gerakan tersebut kepada salah satu ormas yang ada di Kuansing.
"Harapannya, dengan kegiatan ini tentunya semua bentuk kecurangan akan dapat kita minimalisir," tutup Nurman.(san)