SELATPANJANG - Pola pemadaman listrik di Rayon Selatpanjang berkurang dari 2:1 menjadi 5:1 (lima hari hidup satu kali mati). Kondisi kelistrikan ini membaik, menyusul terpasangnya pengganti panel kubikel yang kemarin sempat terbakar, Rabu (16/9/2015) lalu.

Informasi ini disampaikan Kepala PLN Rayon Selatpanjang Asmardi ketika ditemui, Kamis (7/1/2016). Kata Asmardi, panel kubikel yang sempat terbakar beberapa bulan lalu sudah diganti dan terpasang. Dengan terpasangnya panel kubikel yang dibawa dari Kepulauan Riau itu, tambah Asmardi, ada pemasukan daya sebesar 1 MW, sehingga di Rayon Selatpanjang ada daya sebesar 8,5 MW.

"Panel kubikel itu sudah terpasang akhir Desember 2015. Cuma belum kita sampaikan pola pemadaman yang baru ini. Kita ingin melihat dulu satu putaran," kata Asmardi.

Asmardi mengaku, mereka tetap ingin memberikan pelayanan maksimal ke pelanggan. Mereka juga minta masyarakat banyak mengerti dengan kondisi kelistrikan. Sebab, dikatakan Asmadri juga, yang namanya mesin berjalan potensi gangguan itu pasti ada. Belum lagi gangguan jaringan, akibat layang-layang, dahan kayu, maupun binatang-binatang seperti monyet.

"Yang namanya mesin berjalan, gangguan-gangguan pasti ada. Kita tetap ingin menormalkan lagi kelistrikan di sini, ada yang sedang overhaul dan ada perbaikan generator. Kalau itu bisa berfungsi, tentu pola pemadaman akan berubah lagi," ujar Asmardi pula. ***