PEKANBARU - Jambore Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tahun 2015 di Provinsi Riau dimeriahkan oleh aksi yel-yel dan lomba desain pakaian adat daerah dari seluruh cabang PKK di 12 kabupaten/kota. Tampak barisan kader PKK saling beradu aksi memamerkan ikon budaya kebanggaan mereka.

Bertemakan "Dengan Jambore Kita Tingkatkan Kinerja Sebagai Garda Terdepan Pemberdayaan Keluarga", ratusan anggota PKK beraksi adu yel-yel diiringi gerakan baris berbaris, menari hingga berpidato.

Secara simbolis, acara ini dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman dengan ditandai pelepasan burung merpati. Plt Gubri yang tengah gencar mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya ini pun meminta kader PKK untuk turut serta memasarkan wisata yang ada di daerah masing-masing.

"Semoga acara ini dapat dimanfaatkan untuk ajang penyaluran kreatifitas ibu PKK. Kita juga berharap kader PKK dapat menggali potensi wisata budaya yang ada di daerahnya. Ini PR kita bersama," harap Plt Gubri ketika ditemui GoRiau.com, Rabu (16/12/2015) di Halaman Gedung Wanita, Jalan Diponegoro.

Sementara itu, Ketua PKK Provinsi Riau, Sisilita Arsyadjuliandi Rachman mengungkapkan bahwa Jambore PKK 2015 dipergunakan sebagai temu ramah kader PKK dari seluruh cabang yang ada di Riau, dimana setiap daerah mengirimkan sebanyak 22 orang utusan.

"Acara ini akan dilakukan selama satu hari penuh. Kami juga temu ramah dengan seluruh perwakilan kader Tim Penggerak PKK se Riau," kata Silsilita.

Hingga berita ini diturunkan, seluruh cabang PKK se Riau masih terlibat aksi yel-yel, menari dan memamerkan budaya adat daerah yang telah didesain seunik mungkin. Acara ini pun berlangsung sangat meriah. ***