TELUKKUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau belum meliburkan sekolah di tengah kabut asap yang kian pekat. Kondisi ini membuat orangtua menjadi gusar, khawatir akan kesehatan anak-anaknya.

"Jelas risau, kabut asap kian pekat, tapi anak-anak tetap sekolah besok," ujar Ana, seorang ibu yang memiliki anak kelas 5 SD di Telukkuantan, Selasa (25/8/2026) sore.

Saat ini, Kebijakan Pemkab Kuansing hanya sebatas meniadakan kegiatan belajar mengajar di luar ruangan. Kemudian, anak-anak diminta untuk memakai masker ke sekolah.

Menurut Ana, kebijakan tersebut belum tentu berjalan dengan baik. Mengingat, jumlah siswa mencapai ratusan dan guru hanya puluhan orang. "Kita khawatir, anak-anak tetap berkeliaran di sekolah, bermain di luar ruangan."

"Kita inginnya anak-anak belajar daring, sehingga kita bisa mengawasi di rumah. Daerah lain sudah melaksanakan pembelajaran daring," kata Ana.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pemkab Kuansing sudah menggelar rapat membahas kabut asap akibat karhutla pada Senin, 24 Agustus 2026. Saat rapat tersebut, belum diputuskan pembelajaran daring, mengingat kabut asap yang melanda Kuansing saat ini merupakan kiriman dari daerah lain. Kendati demikian, pembelajaran daring menjadi opsi yang akan diambil, seiring memburuknya kualitas udara di wilayah tersebut.***