TELUKKUANTAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Telukkuantan tidak menerima pasien peserta BPJS mulai Senin, 21 Maret 2016 mendatang.

"Iya, kita tidak menerima pasien BPJS untuk sementara waktu. Karena tidak ada obat," ujar Direktur RSUD Telukkuantan, David Oloan, Sabtu (19/3/2016) sore.

Bahkan, RSUD Telukkuantan telah membuat spanduk yang berisi pemberitahuan tidak melayani pasien BPJS.

"Kendati demikian, kita tetap memberikan pelayanan kepada pasien umum seperti IGD, rawat inap dan rawat jalan. Kalau pasien BPJS minta rujukan, akan kita layani," ujar David.

Tidak dilayaninya pasien peserta BPJS merupakan imbas dari tidak tersedianya obat-obatan. Sebab, pihak rekanan dalam hal ini Apotek Duta tidak mau memberikan obat dikarenakan membengkaknya utang pihak RSUD. Setidaknya, Apotek Duta meminta pembayaran senilai Rp2,6 miliar.

Sebelumnya, komite medik RSUD Telukkuantan melakukan mogok karena tidak tersedianya obat-obatan. Namun, DPRD Kuansing memanggil dan mendesak melayani masyarakat kembali. Setelah satu minggu memberikan pelayanan, akhirnya RSUD Telukkuantan memutuskan tidak menerima pasien BPJS.***