SELATPANJANG, GORIAU.COM - Mungkin secara teori daerah yang berada tidak jauh dari laut akan terhindar dari banjir. Tapi itu tidak berlaku untuk Selatpanjang, Ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti.
Di beberapa titik di Kota Selatpanjang hingga Minggu (16/11/2014) siang masih terlihat terendam air hujan yang mengguyur sekitar 4-5 jam malam hingga dinihari tadi.
Titik yang paling banyak digenangi air adalah daerah Imam Bonjol. Tidak hanya terlihat di pekarangan rumah warga, air yang berwarna hitam itu juga terlihat di badan jalan. Akibat hujan ini, pasar di Jalan Imam Bonjol tidak terlihat aktivitasnya.
Padahal, lokasi banjir ini hanya berjarak beberapa ratus meter dari laut (selat air hitam, red). Harusnya, air-air hujan sudah langsung bisa teraliri ke laut ketika hujan turun. Namun, kenyataannya air-air hujan itu menggenangi rumah warga dan jalan-jalan yang lokasinya rendah.
Selain di Selatpanjang kota, perkampungan sekitar juga terlihat air menggenangi pekarangan rumah warga. Bagi yang rumahnya rendah air hujan itu masuk dan menggenangi lantai rumah.
(zal)