PEKANBARU, GORIAU.COM - Dalam waktu tidak lebih dari dua kali 24 jam, peristiwa kebakaran di Provinsi Riau mengakibat sedikitnya enam orang terpanggang. Beruntung korban selamat meski mengalami luka bakar yang cukup parah.
Menurut catatan kepolisian yang diterima, Minggu (2/2/2014), kejadian pertama berlangsung dua hari lalu di Kabupaten Rokan Hulu, satu unit mobil Toyota Kijang Super terbakar mengakibatkan tiga orang luka bakar.
Peristiwa naas itu berawal ketika seorang warga bernama Samsul hendak memperbaiki mobilnya itu sebuah bengkel. "Mobil tersebut mengalami kerusakan di bagian tanki minyak sehingga terjadi kebocoran bahan bakar cukup deras," kata Kepala Satua Reserse Kriminal Polres Rohul, Ajun Komisari Syaruddin Tanjung.
Lewat perbincangan selular, perwira ini menjelaskan, ketika itu di bengkel telah menunggu tiga orang pekerja bengkel yakni Heri, Rian dan Rosiman.
Ketiganya menurut kepolisian mengerjakan mobil tersebut dengan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan di bagian mesin. "Waktu itu, tanpa sadar seorang petugas bengkel menyalakan korek api sebagai sumber penerangan. Namun seketika menyambar bensin yang bocor dari tangki mobil tersebut," katanya.
Akibatnya, kata dia, ketiga pekerja itu terperangkap di bawah kolong mpbil hingga mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh. "Masih beruntung ada warga yang mengetahui insiden itu dan menyelamatkan korban. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit," katanya.
Menurut dia, kasus kebakaran itu masih dalam penyelidikan dan tiga korban telah dimintai keterangannya.Sementara itu, pemilik mobil ngotot untuk menuntut ganti rugi atas insiden yang mengakibatkan unitnya hangus.
Kebakaran Ruko
Setelah itu, insiden kebakaran juga melanda tiga unit romah toko berlantai dua di Pekanbaru, tepatnya pada Sabtu (1/2/2014) dini hari.
Peristiwa ini juga mengakibatkan tiga orang terpanggang. "Mereka (korban) sudah dirawat di rumah sakit dan masih dalam tahap pemulihan," kata Kapolsek Sukajadi, Kompol Zurinis kepada wartawan di Pekanbaru.
Tiga korban itu kata Kapolsek masing-masing yakni Saban, pemilik ruko dan Derma (isteri) serta Butar-butar selaku karyawan toko tersebut.Saat kejadian pemilik bersama isteri dan karyawannya tengah tertidur di lantai atas.
Kebakaran menurut dia awalnya diketahui oleh seorang pedang asongan yang berada di sekitar ruko, Jalan Pembangunan, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.
Saksi ketika itu kata dia, berteriak hingga akhirnya warga sekitar bersama-sama membangunan pemilik ruko tersebut. Selanjutnya, tiga korban itu terbangun dan panik setelah bangunan itu terbakar nyaris menyambar kamar tidur mereka."Mereka akhirnya memilih terjun untuk menyelamatkan diri. Dua orang mengalami luka bakar tapi tidak begitu parah. Sementara seorang lagi mengalami luka bakar pada kaki dan luka di tangan akibat terjun dari lantai atas ruko," katanya.
Saat kejadian, kata Kompol Zurinis, anggota juga telah melakukan identifikasi dan membantu untuk pengamanan ketika petugas dari Dinads Pemadam Kebakaran mencoba menjinakkan api. "Penyebabnya masih dalam penyelidikan. Kemungkinan dari konsleting listrik. Nantinya korban akan dimintai keterangan mereka," katanya.(fzr/ant)