
SELATPANJANG - Perang air atau Cian Cui yang dilaksanakan saat perayaan Imlek di Selatpanjang Kepulauan Meranti, Riau, mempunyai daya tarik tersendiri. Tahun 2017 ini, lebih 22 ribu orang datang ke Kota Sagu untuk mengikuti permainan perang air ini.
Informasi itu sebagaimana disampaikan Ketua PHRI Kepulauan Meranti yang juga panitia Cian Cui, Raden Ulun Permadi Salis, Kamis (2/2/2017).
Kata Raden Ulun Permadi Salis, berdasarkan data yang diterima, tamu yang datang ke Selatpanjang sejak tanggal 25 hingga 31 Januari 2017 berjumlah sekitar 21.605 orang. Jumlah ini sudah dikurangi 20 persen, dimana 20 persen itu merupakan warga yang rutin ke Selatpanjang.
"Ini jumlah tamu yang datang untuk mengikuti Cian Cui saja. Datanya berdasarkan kedatangan dari Pekanbaru dan Batam," kata Raden Ulun Permadi Salis.
Ditambahkan laki-laki yang akrab dipanggil Uyung ini lagi, jumlah tamu ke Selatpanjang bertambah jika dibandingkan tahun 2016 lalu. Dimana, tahun 2016 atau saat Imlek 2567, tamu yang datang ke Selatpanjang sekitar 16.000an orang.
"Tahun ini terjadi peningkatan jika dibandingkan tahun 2016 lalu," beber Uyung.
Sementara itu, Uyung belum bisa memastikan berapa jumlah pengunjung yang datang ke Selatpanjang pada tanggal 1 dan 2 Januari 2017. "Datanya baru sampai tanggal 31 Januari 2015. Tapi perkiraan saya, lebih 2 ribu orang yang datang baik dari Batam maupun Pekanbaru," kata Uyung.
Untuk permainan perang air atau Cian Cui ini telah masuk ke kalendar wisata Provinsi Riau. Perang air yang dilaksanakan tiap tahun, digelar selama 6 hari terhitung dari awal Imlek.
Perang air tak hanya diikuti warga Tionghoa, tetapi juga warga-warga yang lain. Baik dari dalam maupun luar daerah. Tak hanya dari provinsi Riau, tetapi juga hadir dari luar provinsi bahkan luar negeri.
Permainan ini diikuti oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Jalur yang digunakan untuk perang air adalah Jalan Kartini, Jalan Imambonjol, Jalan Ahmad Yani/ Tebingtinggi, dan Jalan Diponegoro. Sedangkan kendaraan yang digunakan untuk mengelilingi jalan itu adalah beca dan sepeda motor. *** #Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini