PEKANBARU - Warga yang beraktivitas di luar ruangan awal pekan ini akan disambut oleh kondisi langit yang sedikit tertutup. Langit di sebagian besar wilayah Provinsi Riau diprakirakan didominasi oleh udara kabur hingga berawan, Senin (14/9/2026).

Kondisi atmosfer yang meredup ini sudah mulai terasa sejak pagi hari. Memasuki siang hingga sore, cuaca perlahan berubah menjadi cerah berawan, sebelum akhirnya kembali tertutup kabur saat malam hingga dini hari menjelang.

Suhu Menghangat dan Kelembapan Tinggi

Forecaster On Duty, Deby C memastikan kondisi cuaca awal pekan ini terpantau bersahabat untuk berbagai aktivitas warga di luar rumah. Tidak ada potensi cuaca ekstrem yang membahayakan masyarakat.

"Tidak ada peringatan dini cuaca yang dikeluarkan untuk wilayah Riau," urainya.

Terkait kondisi termal, udara di Riau diprakirakan cukup hangat dengan fluktuasi suhu udara yang berada pada rentang menengah hingga tinggi. Tingkat kelembapan udara juga tergolong tinggi, membuat suasana mungkin terasa sedikit gerah di siang hari.

  • Suhu udara berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius.
  • Kelembapan udara berada pada angka 50 hingga 98 persen.

Gelombang Laut Riau Terpantau Rendah

Bagi masyarakat pesisir maupun nelayan yang hendak mencari ikan, kondisi angin dan gelombang masih berpihak pada keselamatan pelayaran. Angin terpantau berhembus dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan antara 10 sampai 40 kilometer per jam.

"Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah Perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi gelombang tersebut masih berada dalam kategori rendah," terangnya. ***