PEKANBARU, GORIAU.COM - Keberadaan gelandangan dan pengemis selalu saja menjadi masalah yang tak terselesaikan di Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru. Berulang gelar razia dilakukan dan selalu didapati kalangan yang rata-rata tuna wisma itu.

Terakhir, Kepolisian Resort Kota Pekanbaru Provinsi Riau bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Sosial setempat berhasil menjaring sejumlah gelandangan dan pengemis yang berkeliaran di daerah itu."Hasil dari razia tadi yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, ada enam orang gelandangan dan pengemis yang kami amankan," kata Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Pekanbaru Ely Farsyah kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis (24/10/2013).

Enam gelandangan yang terdiri dari dua wanita dan empat pria itu diduga tuna wisma yang diamankan dari beberapa titik lokasi keramaian kota.

Setelah terjaring, kata dia, kalangan tersebut kemudian digiring ke Kantor Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Pekanbaru untuk menjalani pembinaan. "Setelah tahap pembinaan, mereka juga akan diberikan bekal keterampilan dan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing," kata dia.

Lebih lanjut Ely mengatakan, bahwa sepanjang Okteber 2013, pihaknya telah tiga kali melakukan razia gabungan yang diikuti oleh tim dari kepolisian dan Satpol PP.

Bagi yang terjaring razia, demikian Ely, selain dilakukan pembinaan juga akan mendapatkan pengarahan bagaimana cara meningkatkan perekonomian yang baik tanpa harus menganggu ketertiban kota. "Mereka akan kami berikan pelatihan, khususnya bagi mereka yang merupakan warga Pekanbaru. Sementara bagi yang merupakan warga pendatang, akan dipulangkan," kata dia.

Kepala Satuan Binmas Polresta Pekanbaru Kompol Idris mengatakan, jika pihaknya hanya bertugas selaku pengaman kegiatan razia gabungan yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat. "Untuk segala kebijakan terkait gelandangan dan pengemis itu, sepenuhnya diserahkan ke pihak pemerintah daerah melalui dinas sosial," katanya.(fzr)