
DUMAI, GORIAU.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai, hingga saat ini masih menunggu alat kelengkapan sebelum akhirnya didistribusikan kesejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) terkait pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang akan dilaksanakan pada 4 September mendatang.
Kepala Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dumai, Ahmad Rasyid ketika dikonfirmasi Goriau.com, Selasa (27/8/13) mengatakan, sedangkan sejumlah alat kelengkapan yang telah didistribusikan tersebut adalah formulir C, tinta dan tanda pengenal yang diperuntukan bagi petugas di TPS termasuk petugas Linmas dan saksi."Alat kelengkapan yang telah diterima tersebut, selanjutnya akan didistribusikan kembali ke panitia di kecamatan. Alat kelengkapan yang akan digunakan pada saat hari pencoblosan tersebut belum seluruhnya didistribusikan. Sedangkan kita sebelumnya sudah didistribusikan surat suara dan sudah selesai kita sortir," jelas Ahmad Rasyid. Dikatakan dia, masih ada sejumlah alat kelengkapan lain yang masih di tunggu. Meskipun belum mengetahui kapan sisa alat kelengkapan lain didistribusikan, kekurangannya diharapkan didistribusikan dalam waktu dekat ini. Menurutnya, untuk alat kelangkapan yang belum didistribusikan tersebut diantaranya adalah kartu pemilih dan perlengkapan tempat pemungutan suara."Yang belum itu seperti, alat tulis, alat coblos, kunci kotak suara dan beberapa alat kelengkapan yang lain. Secara keseluruhan persiapan yang telah dilaksanakan KPU Dumai berkaitan penyelenggaraan Pilgubri tersebut sudah hampir rampung. Tinggal menyiapkan beberapa hal lain termasuk menunggu kedatangan alat kelengkapan yang masih kurang," jelasnya.Saat ini, pihaknya mengaku sedang menyiapkan petugas pemungutan suara (PPS). Selain itu juga tengah melakukan pendistribusian kotak suara dari gudang penyimpanan ke tempat pemungutan suara (TPS). Jumlah TPS untuk pelaksanaan pencoblosan pada 4 September di Dumai akan dilaksanakan di 530 TPS. "Masing-masing TPS nanti akan ditempatkan sebanyak tujuh PPS dibantu dua petugas pengaman dari Linmas. Selain itu juga akan diikuti oleh lima saksi dari pasangan calon yang akan bertarung. Secara bertahap dan terjadwal, seluruh persiapan tersebut berupaya untuk disegerakan. Sehingga pada saat pelaksanaanya dapat berjalan dengan baik," pungkasnya.(egy)