
PEKANBARU, GORIAU.COM - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero merasa kecolongan. Pasalnya, potensi pembangkit listrik Biomassa dari limbah cangkang perkebunan kelapa sawit seluas 2,7 juta hektare (ha) di Riau sudah duluan diserobot Korea Selatan.
''Tentu saja kecolongan. Saat kita belum bicara tentang potensi listrik dari cangkang sawit, Negara Korea Selatan sudah duluan memboking pembelian ekspor cangkang sawit di Riau ke negaranya," kata Kepala Divisi Komunikasi PT PLN Persero Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) Sarno kepada Media Indonesia, sebagaimana dikutip GoRiau.com, Rabu (16/10/2013).
Menurutnya Sarno, dari luas sekitar 2,7 juta ha kebun kelapa sawit di Riau diperkirakan mempunyai potensi menghasilkan energi listrik sebesar 200 Megawatt (Mw). Melihat prospek sawit di masa depan yang cukup bagus maka dalam jangka panjang model pembangkit listrik biomassa untuk di Riau sangat ideal untuk dikembangkan. ***