PEKANBARU - Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam memajukan olahraga berhasil mengantar Riau meraih peringkat ke-7 pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX lalu, dengan merebut 18 emas, 26 perak dan 28 perunggu.

Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman sendiri secara langsung mengukuhkan dan melepas Kontingen Riau ke PON XIX Jawa Barat, di halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (9/9/2016) sore. Waktu itu, dengan berapi-api ia menyakinkan atlet Riau bisa meraih prestasi pada PON XIX/2016 Jabar .

Dimana, saat PON XIX di Jabar, Riau memberangkatkan sekitar 500 orang, yang terdiri dari 336 atlet, 95 pelatih. dan rombongan.

"Kalau melihat hitung-hitungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau. Insya Allah kita dapat 10 besar. Riau bisa memimpin peringkat di Sumatera," tutur Andi Rachman.

Persiapan matang untuk menghadapi PON ini pun telah disiapkan jauh-jauh hari. Baik melalui pembinaan khusus kepada atlet berdasarkan kategori serta pemberian dana khusus maupun berdasarkan peluang sang atlet untuk meraih medali di PON Jabar meliputi medali emas, perak atau perunggu.

Selain dana pembinaan khusus, ada dana lain yang juga akan diperoleh para atlet. Besaran dana ini juga berdasarkan kategori tersebut. Sedangkan untuk klasifikasi atlet sudah dilakukan bidang pembinaan prestasi KONI Riau.

Dari berbagai persiapan itu yang telah kita lakukan adalah pendekatan pembiayaan dan itu sudah sesuai dengan program yang ada yakni uang pembinaan khusus untuk atlet kita transfer langsung ke rekening atlet.

"Gelar Riau menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera, harusnya menjadi bahan motivasi kita. Kita pasti bisa," sebutnya lagi.

Bentuk motivasi lain yang dilakukan Pemprov Riau, diantaranya menjanjikan bonus besar bagi yang sukses merebut medali. Meski tidak disebutkan angka pastinya, tapi besaran bonus PON tahun ini nominalnya lebih besar dari PON XVIII Riau pada 2012 lalu.

"Bonus bagi peraih medali di PON sudah disiapkan, yang jelas jumlahnya lebih besar dari PON 2012 lalu," paparnya.

Dengan segala keyakinan yang ada, Riau pun bertekad untuk tidak lagi mempergunakan atlet dari luar daerah untuk memabawa nama harum Riau di ajang nasional ini. Hal senada pun diakui oleh Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis yang menegaskan bahwa dalam PON 2016, Riau hanya menggunakan para atlet asli Riau hasil binaan sendiri.

"Kita tidak akan menggunakan atlet dari luar, cukup dengan menggunakan atlet asli Riau. Kita punya banyak bibit-bibit olahraga yang potensial untuk dibina dan dikembangkan. (Adv/Rat)