PEKANBARU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau saat ini tengah mencari 'Bapak Angkat' untuk cabang olahraga (Cabor) dan atlet-atlet yang berprestasi dari Bumi Lancang Kuning.

Baru-baru ini KONI Riau mengunjungi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan untuk menawarkan PHR agar menjadi 'Bapak Angkat'.

"Membina dan mengembangkan olahraga di Riau ini merupakan tanggungjawab bersama. Bukan semata KONI Riau, tapi termasuk PHR WK Rokan. Landasan hukumnya juga banyak. Ada UU 11/2022 tentang Keolahragaan, ada PP 18/2007 tentang Pendanaan Keolahragaan dan sebagainya," ucap Ketua Bidang Kerjasama Swasta KONI Riau H Zulmansyah, Selasa (14/6/2022).

Lanjut Zulmansyah selama ini pembinaan dan pengembangan olahraga di Riau bersumber dari dana APBD Riau, padahal di dalam amanah UU, PP, sampai ke Peraturan Gubernur Riau (Pergubri), pembinaan dan pengembangan olahraga berprestasi merupakan tanggungjawab semua, termasuk swasta dan BUMN/BUMD di Riau.

"Salah satu cara PHR ikut membantu membina dan mengembangkan prestasi olahraga di Riau adalah dengan menjadi mitra KONI Riau atau menjadi "Bapak Angkat" cabor dan atlet-atlet berprestasi di Riau ini," jelasnya.

Sementara itu Suyatno, SR Expert Corporate Affairs PHR mengatakan sebelum membahas program 'Bapak Angkat' ini pihaknya akan terlebih dahulu membentuk sebuah komite.

"Secara kelembagaan, PHR memang memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR) atau program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di WK Rokan. Nantinya apakah program KONI Riau dapat diikutkan dalam program TJSL atau ada cara lain untuk membantu KONI dan cabor, itu yang akan menjadi bahasan dalam komite di PHR WK Rokan nantinya," terangnya. ***