
DUMAI, GORIAU.COM - Razia kendaraan yang dilancarkan Satuan lalu lintas Polres Dumai beberapa hari ini dengan sasaran pelajar dan masyarakat umum, dianggap sesuatu hal yang wajar oleh Sekretaris Komisi I DPRD Kota Dumai, Jhonfikar. Komisi I khususnya mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut demi keselamatan para pelajar.
"Saya dan kita dikomisi I justru mendukung. Memang sudah sewajarnya setiap pengendara di jalan umum harus memiliki dokumen penting, seperti SIM dan STNK, dan termasuk pelajar yang membawa sendiri kendaraan ke sekolah," katanya Jumat (20/9/13) dini hari tadi kepada Goriau.com.Polisi sebagai aparat penegak hukum, kata Jhonfikar, sudah seharusnya menegaskan peraturan lalulintas kepada para pengguna jalan umum, demi keselamatan dan ketertiban berkendara.Penegakan hukum polisi dengan cara menerbitkan surat tilang kepada pelanggar lalulintas, dianggapnya sudah tepat, karena selain memberikan efek jera juga untuk mengingatkan pengendara supaya mentaati aturan."Tilang yang dikeluarkan polisi sebuah prosedur tepat bagi pelanggar lalulintas. Sekarang bagaimana kita supaya tidak ditilang, yaitu dengan cara melengkapi diri dengan dokumen dan kelengkapan lainnya," jelasnya.Disamping itu, dalam waktu dekat Komisi I akan berupaya mencarikan solusi atas pelanggaran lalulintas yang banyak dilakukan oleh pelajar, yaitu dengan membicarakankebijakan polisi untuk pembuatan SIM bagi anak sekolah. Meski disadari kesalahan terjadinya tindakan pelanggaran lalulintas tidak sepenuhnya merupakan kesalahan pelajar, melainkan juga perlu pengawasan dari para guru dan orangtua."Kita memandang ini sudah menjadi kebutuhan bagi pelajar untuk memperlancar aktivitas bersekolah, dan kita akan upayakan solusi dengan membicarakan hal ini ke polisi untuk kemudahan pembuatan SIM bagi pelajar meski belum cukup usia,” tandasnya.(egy)