TEMBILAHAN- Kesal karena bos yang sedang melihat pekerjaannya terus bercoloteh, tanpa disangka tiga orang pemuda di Pelangiran, Inhil melakukan pengeroyokan.

Kejadian pada Selasa (28/3/2017) itu bermula saat korban bernama Pebri itu sedang bekerja mengawasi proses bongkar muat kelapa di Dusun Suka Jadi Desa Terusan Beringin Jaya, Kecamatan Pelangiran.

Sedangkan para pelaku yaitu RU, RI dan AW adalah buruh bongkar muat di lokasi penampungan kelapa tersebut. Kemudian karena ada perkataan korban kepada pelaku, terjadi perselisihan paham antara mereka.

Dalam perseselisihan paham tersebut, Ru lalu melempar korban dengan buah kelapa hingga mengenai muka korban. Pelaku lainnya kemudian ikut melakukan pemukulan terhadap korban.

Beberapa warga yang ada di lokasi segera melerai perkelahian tersebut dan langsung mengamankan korban ke dalam rumah yang terletak di sekitar TKP.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka lecet di bagian sudut bibir kanan dalam, luka gores di bagian paha atas kiri luar dan bengkak di bagian betis kiri luar.

''Atas kejadian tersebut, korban merasa tidak senang dan melaporkannya ke Polsek Pelangiran pada Rabu (1/3/2017),'' jelas Paur Humas Polres Inhil, IPTU Heriman Putra, Kamis (2/3/2017).

Mendapatkan laporan tersebut, Kapolsek Pelangiran, IPTU M Raffi memerintahkan Personil Polsek Pelangiran melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku.

Setelah diketahui keberadaan para pelaku pengeroyokan, sekira pukul 19.00 WIB, Personil Polsek Pelangiran langsung melakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku di Dusun Suka Jadi, Desa Terusan Beringin Jaya, Kecamatan Pelangiran.

''Saat ini para pelaku sudah kami amankan di Polsek Pelangiran guna proses hukum lebih lanjut'', tukas mantan Kanit Intelkam Polsek Kateman itu.***#INHIL