PEKANBARU – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) turun langsung melakukan verifikasi lahan untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Verifikasi ini menjadi langkah konkrit persiapan infrastruktur pendidikan terpadu di Provinsi Riau.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Erisman Yahya menyebutkan pemerintah daerah memproyeksikan pendirian dua unit Sekolah Nasional Terintegrasi tahun 2026. Dua wilayah yang diusulkan menjadi lokasi pembangunan tersebut adalah Pekanbaru dan Indragiri Hilir.

"Semoga tahun ini bisa terealisasi dua sekolah, masing-masing di Pekanbaru dan Inhil," ujar Erisman kepada GoRiau.com, Jumat (1/5/2026).

Syarat utama pendirian institusi pendidikan ini mensyaratkan ketersediaan lahan dengan luasan minimal 20 hektare. Seluruh pembiayaan konstruksi fisik nantinya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui pos anggaran Kemendikdasmen, urainya.

Sekolah Nasional Terintegrasi mengusung konsep penggabungan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan. Seluruh tingkatan tersebut akan dikelola di bawah satu manajemen terpusat dengan dukungan fasilitas berstandar internasional.

Proses persiapan dan verifikasi administrasi maupun lapangan diharapkan segera rampung agar tahapan pembangunan bisa langsung dieksekusi tahun ini. Proyek strategis ini disiapkan untuk mendongkrak kualitas pembelajaran masyarakat Riau, khususnya bagi warga Indragiri Hilir. ***