PEKANBARU, GORIAU.COM - Bagi anda yang bekerja di luar ruangan, sepertinya mulai bulan ini harus bersiap-siap membawa air kemana saja. Pasalnya, suhu di Riau diperkirakan akan naik bahkan akan mencapai rata-rata 34 derajat celsius. Peningkatan suhu disebabakan pergerakan matahari ke utara bumi sehingga suhu terasa panas.


"Karena ada masa transisi ke musim kemarau, ada kalanya hujan dan ada kalanya panas. Akibatnya, terjadi perubahan cuaca ekstrem sebab hembusan angin di lapisan atas awan, pola angin cenderung menyebar, mengacak-acak sejumlah zat dan sulit terjadi pembentukan awan,'' ujar Staf Analis BMKG Stasiun Pekanbaru Slamet Riyadi, Minggu (3/3/2013).


Disebab awan tidak ada, maka sambungnya, mengakibatkan sinar matahari langsung memanggang bumi, selain itu, dampak dari suatu kondisi yang terjadi, yakni tekanan udara lebih banyak tertarik ke wilayah selatan bumi dan mengakibat berdampak pada sedikit uap air tersisa, menyebab hanya sedikit curah hujan terjadi.


Slamet juga menjelaskan, dampak perbedaan tekanan pada awan serupa perbedaan ketinggian pada air disebabkan terjadinya badai Siklon tropis memiliki tekanan jauh lebih rendah ketimbang udara di sekitar. Makanya membuat awan tersedot dengan cepat menimbulkan terjadinya perubahan cuaca.


Selain itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru juga mencatat musim kemarau pada tahun 2013 ini akan berlangsung lebih cepat sekitar sepuluh hari hingga satu bulan. Kondisi ini sudah dimulai dengan dirasakanya suhu panas dalam beberapa hari belakangan ini.


"Hasil prakiraan BMKG, termasuk dari BMKG Stasiun Pekanbaru, sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau atau musim panas pada April dan Mei 2013. Artinya ditahun 2013 musim kemarau berlangsung lebih cepat. Kondisi gambaran prediksi mulai minggu ketiga bulan Maret," katanya. (rdi)