PEKANBARU, GORIAU.COM - Kawanan jambret beraksi di Jalan Durian, persisnya di persimpangan Jalan Selamat, Kelurahan Labuh Baru Timur Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, Riau, Senin (10/8/2015) malam tadi. Sadisnya, pelaku menendang sepeda motor targetnya hingga terjatuh, lalu merampas tas berisi uang dan harta benda lainnya.

Hari yang naas bagi Naning Dewi. Wajah dan tangannya luka-luka usai terjatuh dari sepeda motor, tadi malam sekitar pukul 20.30 WIB. Naning jadi korban kawanan jambret saat berkendara pulang dengan melewati Jalan Durian, persimpangan Jalan Selamat Payung Sekaki Pekanbaru, tak jauh dari rumahnya.

Sewaktu berkendara, tiba-tiba Naning dipepet oleh dua orang tak dikenal yang juga memakai sepeda motor. Setelah posisinya cukup dekat, pelaku yang dibonceng langsung menendang motor korban sehingga dia terjatuh.

Usai itu, pelaku turun dan mengambil tas milik korban berisi Tablet Android, uang Rp135 Ribu, serta surat-surat penting dengan total kerugian Rp3 juta. Setelahnya dua pelaku yang sedang diburu kepolisian ini langsung melarikan diri.

"Korban sudah membuat laporan ke polisi, dan kita masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, AKP Bimo Arianto, Selasa (11/8/2015) pagi.

Terkait maraknya kasus kejahatan, seperti kasus jambret ini, AKP Bimo yang baru dilantik menjadi Kasat Reskrim, Jumat pekan lalu menegaskan, bahwa pihaknya tak akan sungkan-sungkan menindak tegas para pelaku, apalagi jika sudah membahayakan korbannya.

"Semua kasus termasuk jambret akan kita proses dan segera mengungkapkannya. Tentu upaya tegas bisa dilakukan, jika pelaku sudah membahayakan masyarakat dan anggota kepolisian. Kalau terdesak kita bisa melumpuhkan dengan tembakan terukur," tegas Kasat kepada GoRiau.com.

AKP Bimo juga menghimbau kepada warga, agar tidak melakukan upaya yang dapat memancing pelaku kejahatan, seperti berkendara sendiri dimalam hari, apalagi melintasi jalan yang sepi dan gelap. "Selain itu simpan tas berisi barang berharga ditempat yang aman, agar tidak jadi perhatian pelaku kejahatan," imbuhnya. (had)