
PEKANBARU - Optimalisasi fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah menjadi perhatian khusus jajaran legislatif Kota Pekanbaru. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyarankan agar pemanfaatan gedung pasar yang sudah tersedia menjadi prioritas utama guna mendukung kelancaran aktivitas jual beli masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Gerindra, Datuk Seri Rizky Bagus Oka mencontohkan kondisi Pasar Higienis di Jalan Teratai serta Pasar Induk di Jalan Soekarno-Hatta. Ia memandang, pengaktifan fasilitas yang sudah melalui tahap pembangunan tersebut perlu diiringi dengan pendampingan langsung di lapangan.
"Fokus kita sebaiknya diarahkan pada bagaimana menghidupkan bangunan yang sudah berdiri ini, agar aktivitas jual beli terpusat dan para pedagang mendapatkan tempat yang lebih layak," terangnya, Rabu (9/9/2026).
Sinergi Pengawasan Lapangan
Mengenai Pasar Higienis Jalan Teratai, Oka menekankan pentingnya pengawasan terpadu antarinstansi. Ia menyebutkan bahwa keberadaan gedung pasar tidak akan berfungsi secara optimal jika pedagang masih menggelar lapak di badan jalan akibat kurangnya pengawalan.
Melihat kondisi tersebut, ia mendorong kolaborasi aktif antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Sinergi ini dinilai mendesak untuk memastikan penertiban berjalan humanis sekaligus mencegah masuknya oknum pungutan liar.
"Pengawasan lapangan secara penuh dari pihak terkait sangat dibutuhkan. Jika pedagang tertib masuk ke dalam gedung dan gangguan di luar bisa dicegah, maka Pasar Higienis akan hidup dan perputaran uang pedagang ikut bergerak naik," urainya. ***