DURI - Kegiatan kreatif yang dilakukan SMPN 17 Mandau untuk mencegah para pelajar dari pengaruh negatif salah satunya narkoba patut diacungkan jempol. Program yang diaktualisasikan dalam. Bentuk kelas Jurnalistik dan Pramuka dapat membantu menyebarkan informasi bahaya penyalahgunaan narkoba ada generasi muda.

Demikian dikatakan Kapolsek Mandau, Kompol Taufiq Hidayat T, SH SIK kepada Tim Jurnalis SMPN 17 Mandau beberapa waktu lalu, seperti yang dikutip GoRiau.com .

"Banyak cara untuk menangkal generasi muda dari bahaya narkoba. Program kreatif kelas Jurnalistik dan Pramuka adalah kegiatan-kegiatan yang sangat positif dilaksanakan remaja, untuk menangkal diri dari pengaruh narkoba," kata Kompol Taufiq.

Dijelaskan Kompol Taufiq, pelajar atau generasi muda yang terlibat narkoba tidak hanya sebagai pengguna, tetapi mereka juga kurir pengantar barang haram tersebut. Tanpa memperdulikan resiko atas pekerjaan tersebut, mereka yang sudah terpengaruh dengan keuntungan besar mau saja menjalaninya.

"Bisnis ini menggiurkan, tetapi saat mematikan jika sampai terpengaruh. Saat ini tercatat pemakai narkoba paling banyak adalah remaja yang putus sekolah. Padahal ancaman hukuman sangat tinggi, sekitar 10 tahun penjara. Diwilayah kabupaten Bengkalis sendiri, khususnya Duri, banyak pengguna narkoba dan sejenisnya dari kalangan remaja," ujar Kompol Taufiq didampingi Dodi Rippo, penyidik kasus kriminal.

Ketika ditanya, apa upaya pencegahan yang dilakukan Polsek Mandau untuk menurunkan angka kasus narkoba, Kompol Taufiq mengajak generasi muda khususnya pelajar untuk dapat memilih kegiatan positif diluar sekolah. Sehingga akan sulit terpengaruh oleh pihak luar yang akan merugikan diri sendiri.

"Selain itu juga, salah satunya dengan cara sosialisasi ke sekolah, ke Desa juga masyarakat umum," ungkap Bapak tiga anak ini yang sangat berkomitmen mewujudkan Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau ini bebas dari Narkoba.***