
TELUKKUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menetapkan taman jalur sebagai pusat pasar Ramadan. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan pasar Ramadan tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Karena masih dalam masa pandemi, pasar Ramadan tetap menerapkan prokes. Karena itu, kita mengimbau para pedagang dan masyarakat untuk tetap utamakan prokes," ujar Azhar, Kepala Dinas Koperasi UKM Dagrin Kuansing kepada GoRiau.com, Jumat (1/4/2022) sore di Telukkuantan.
Penerapan prokes sangat ditekankan agar pasar Ramadan tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
Dikatakan Azhar, pihaknya bersama OPD terkait dan Camat Kuantan Tengah sudah melaksanakan rapat agar pasar Ramadan berjalan dengan lancar dan menerapkan prokes. Begitu juga dengan pasar Ramadan di tiap-tiap kecamatan.
"Pasar Ramadan di kecamatan itu tanggung jawab pemerintah kecamatan setempat. Kita mengimbau untuk utamakan prokes," ujar Azhar.
Taman Jalur mampu menampung 100 orang pedagang. Pemkab Kuansing bersama instansi terkait sudah mempersiapkan lapak untuk pedagang berjualan takjil.
"Untuk retribusi, kita sesuaikan dengan aturan yang berlaku. Setiap hari dipungut, ada karcisnya. Kalau pedagang tak jualan hari itu, berarti dia tak dipungut," kata Azhar.***