PEKANBARU, GORIAU.COM - Kabut asap pekat masih menyelimuti sebagian besar Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru. Bahkan kantor Wali Kota Firdaus yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman itu, Rabu pagi (26/2/2014), nyaris "hilang" jika dilihat dari kejauhan satu kilometer.

Polusi kabut asap juga menutupi ruang udara di kawasan perkotaan lainnya termasuk gedung-gedung yang terletak berdekatan dengan kantor wali kota seperti Perpustakaan Wilayah Soeman HS dan Kantor Gubernur Riau serta gadung Bank Tabungan Negara (BTN).

Namun aktivitas kerja di sejumlah kantor pemerintahan daerah dan perusahaan perbankan tersebut masih berjalan lancar. Sejumlah staf tampak mengenakan masker saata berada di luar gedung untuk mengantisipasi serangan penyakit akibat pencemaran udara tersebut.

Polusi kabut asap di Kota Pekanbaru telah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir, ketika sejumlah wilayah di Riau terjadi kebakaran lahan yang hebat.

Analis Badan Mateorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Kota Pekanbaru menjadi daerah pusat penumpukan kabut asap dampak dari kebakaran lahan di Riau. "Itu karena Pekanbaru berada persis di tengah daratan Provinsi Riau dan menjadi daerah pembelokan angin," kata analis, Indah Devi beberapa waktu lalu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat sudah ribuan hektare perkebunan, kawasan hutan alam dan hutan tanam industri hangus hanya dalam waktu kurang dari tiga pekan.

Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status tanggap darurat kabut asap yang merupakan kejadian luar biasa akibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan. "Riau sudah masuk dalam kejadian luar biasa dan menetapkan status tanggap darurat, karena tujuh kabupaten/kota sudah menyatakannya dan besok kita kirim surat ke pusat untuk minta bantuan," katanya.

Dari 12 kabupaten/kota di Riau, lanjutnya, tujuh daerah sudah tanggap darurat setelah banyaknya korban yang terseran infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang mencapai 22.301 orang dan dipastikan akan terus bertambah.

Ketujuh kabupaten/kota yang menetapkan status tanggap darurat kabut asap itu adalah Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, Meranti, dan Kota Dumai. (fzr/ant)