JAKARTA – Tanaman liar bernama kangkang katup atau Phanera semibifida kini mencuri perhatian dunia medis sebagai solusi alami menekan tingginya angka penderita diabetes. Melalui riset yang dipublikasikan, tim peneliti mengungkap potensi besar dari ekstrak batang tumbuhan ini untuk pengobatan antihiperglikemia.

Selama ini, tanaman herbal tersebut belum dibudidayakan secara massal. Padahal, masyarakat di Kepulauan Lingga sudah lama memercayakan kangkang katup sebagai bahan utama racikan minuman tradisional yang berkhasiat menjaga kebugaran hingga diyakini membuat tubuh awet muda dan berumur panjang.

Rahasia dibalik khasiat kangkang katup terletak pada kandungan senyawa polifenol yang berlimpah di bagian batangnya. Senyawa alami ini mampu menghambat kinerja enzim α-glukosidase sehingga secara efektif mencegah lonjakan glukosa dalam darah para penderita diabetes tipe 2 maupun pradiabetes.

"Berdasarkan analisis in vitro dan in vivo, ekstrak batang kangkang katup terbukti efektif menurunkan kadar glukosa darah dan aman pada uji toksisitas akut," urai Peneliti IPB University, Berry Juliandi, Minggu (29/3/2026).

Riset mendalam mengenai potensi luar biasa tanaman ini dikembangkan oleh tim ahli yang terdiri atas Meyla Suhendra, Berry Juliandi, Huda Darusman, Siti Sa’diah, dan Fitmawati. Keberhasilan mereka memetakan manfaat kangkang katup bahkan membuat temuan ini masuk ke dalam daftar bergengsi 117 Inovasi Indonesia 2025 yang dirilis Business Innovation Center (BIC).

Kehadiran kangkang katup sebagai calon obat herbal terstandar memberikan alternatif pengobatan yang sangat dibutuhkan di tengah ancaman penyakit degeneratif. Pada tahun 2024, jumlah penderita diabetes melitus di dunia telah menyentuh angka 589 juta jiwa, dengan Indonesia menempati urutan lima besar berkat temuan 20,4 juta pasien.

Pemanfaatan kekayaan hayati lokal ini diproyeksikan mampu mengurangi ketergantungan pasien terhadap obat-obatan kimia yang berisiko menimbulkan efek samping pemakaian jangka panjang. Ekstrak kangkang katup juga berperan penting sebagai antioksidan alami penangkal stres oksidatif bagi para pengidap diabetes. ***