
DURI - Jenazah Herman Pasaribu, pelaku perampokan dan pembunuhan yang dikeroyok masa sejak Jumat (9/5/2016) lalu sudah dititipkan di peti es RSUD Duri oleh polsek Mandau. Namun hingga kini, pihak keluarga warga RT 22 RW 21 Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai belum juga menjemput jenazah Herman.
Kapolsek Mandau Kompol Taufiq Hidayat T, melalui Kanit Reskrim Ipda Indra Varenal kepada GoRiau.com menyampaikan agar keluarga terdekat segera menjemput jenazah Herman Pasaribu. "Kami minta kepada keluarga segera menjemput jenazah Herman," kata Ipda Indra, Rabu (18/5/2016).
Herman Pasaribu meninggal karena dihakimi masa yang geram dengan kejahatannya yang merampok dan membunuh seorang ibu serta anaknya, warga Kecamatan Mandau.
"Ciri korban berbadan kurus, tinggi sekitar 150 centi, berkulit sawo matang, berambut ikal, mengenakan celana panjang jeans, baju kaos oblong, tidak ada tanda-tanda pembawaan lahir, panjang rambut sekitar 3 centi," tutupnya.***