PADANG – Penerapan one way system di jalur Padang Luar, Kabupaten Agam, menimbulkan kemacetan panjang saat arus balik Lebaran 2025. Kondisi ini terjadi sepanjang Sabtu (5/4/2025) akibat lonjakan volume kendaraan dari arah Pekanbaru menuju Padang dan sebaliknya.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Dwi Nur Setiawan, menyebut kepadatan terjadi karena lebar jalan yang terbatas serta kurangnya disiplin pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

Dwi meninjau langsung situasi lalu lintas di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB. Ia mencatat peningkatan signifikan kendaraan di perempatan Padang Luar yang menjadi titik simpul lalu lintas utama.

"Di perempatan Padang Luar ini memang terlihat peningkatan arus karena banyaknya masyarakat yang mulai arus balik, baik ke arah Padang maupun Pekanbaru," ujarnya.

Ia menjelaskan, kepadatan kendaraan berlangsung dari berbagai arah. Arus kendaraan berjalan lambat namun tetap bergerak, bukan macet total.

"Jika dilihat dari sebelumnya, kepadatan bisa terjadi hingga pukul 21.00 WIB. Meski tidak sepenuhnya berhenti, namun arus lalu lintas melambat," jelasnya.

Dwi menambahkan, selain kondisi jalan yang sempit, kepadatan juga diperburuk oleh perilaku pengendara yang tidak tertib.

Ia mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan bijak agar tidak terjebak kemacetan, terutama menjelang hari terakhir penerapan one way system.

"Besok hari terakhir one way, kita harap masyarakat bisa mengatur waktu keberangkatan dengan baik," sambungnya.

Dwi juga mengingatkan pentingnya memeriksa kondisi kendaraan dan selalu mengutamakan keselamatan dalam perjalanan. ***