TELUKKUANTAN – Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau dihantam banjir sejak Sabtu (23/11/2024) kemaren. Banjir disebabkan meluapnya sungai-sungai yang ada di Kuansing.

Pj Sekretaris Daerah Kuansing dr Fahdiansyah mengatakan curah hujan cukup tinggi dalam sepekan terakhir. Sehingga, sungai tidak mampu menampung debit air.

"Banjir tidak hanya merendam pemukiman di bantaran Sungai Kuantan, tapi juga di Sungai Singingi. Karena itu, kita lakukan koordinasi dengan kepala desa sebagai bentuk kesiapsiagaan. Apalagi, kita akan melaksanakan Pilkada, tentunya pemerintah harus memastikan bisa berjalan dengan aman dan lancar," kata Fahdiansyah.

Dikatakan Fahdiansyah, saat ini ada 1.616 KK yang terdampak. Rinciannya, Kecamatan Hulu Kuantan ada 86 KK, Kuantan Hilir 21 KK, Singingi Hilir 4 KK, Kuantan Hilir Seberang 215 KK, Pangean 1.220 KK dan Inuman 70 KK.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, jumlah rumah yang akan terdampak pasti bertambah. Diperkirakan, malam ini atau besok pagi Cerenti terendam," kata Fahdiansyah.

Banjir kali ini mencapai 1 meter di pemukiman warga. Meski sudah mulai surut di daerah hulu, Fahdiansyah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Mengingat, saat ini curah hujan masih tinggi dan berpotensi menimbulkan banjir susulan.

"Mudah-mudahan, banjir segera surut dan aktivitas masyarakat kembali normal. Tentunya, pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak bisa berjalan sebagaimana mestinya," kata Fahdiansyah.

Seperti diketahui, sekolompk orang mendatangi Kantor Bupati Kuansing, ketika Sekda melakukan rapat bersama camat dan kepala desa se-Kuansing. Rapat ini membahas bencana alam saat pemungutan suara. Pemerintah perlu menyiapkan beberapa opsi, ketika bencana alam terjadi.***