PEKANBARU – Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Defizon, berharap jamaah calon haji (JCH) Riau saling mengingatkan satu sama lain ketika berada di Tanah Suci.

"Bukan hanya dalam bentuk hubungan sebagai makhluk sosial, tetapi juga sebagai keluarga yang membawa nama baik negara dan daerah," kata Defizon di hadapan 276 orang JCH saat pelaksanaan Manasik Haji Tingkat Kota Dumai di Masjid Agung Habiburrahman Islamic Center Dumai, Minggu (27/4/2025).

Menurut Defizon, pesan agar jamaah saling mengingatkan berangkat dari arahan Menteri Agama RI melalui tenaga ahli, Bunyamin Yapid, yang sebelumnya menekankan pentingnya meningkatkan ibadah sosial selama pelaksanaan haji.

Ada hikmah besar jika jamaah saling mengingatkan, kata Defizon. "Mengingatkan untuk kebaikan adalah dua konsep yang saling berkaitan. Berangkat haji adalah ibadah yang memiliki keutamaan besar, dan salah satu hikmahnya adalah untuk meningkatkan kualitas diri dan mendekatkan diri kepada Allah. Saling mengingatkan dalam hal ibadah dan akhlak merupakan bagian penting dari proses menuju haji mabrur," jelasnya.

Lebih lanjut, Defizon menegaskan tugas mengingatkan bukan hanya milik petugas haji, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh jamaah. "Minimal di dalam satu kloter. Jika ada jamaah lansia, pengguna kursi roda, atau yang sakit belum melaksanakan rukun atau wajib haji, maka sesama jamaah harus saling mengingatkan atau mencari solusi bersama petugas. Bahkan, jika memungkinkan, membantu meringankan ibadahnya, khusus untuk ibadah yang dapat diwakilkan," urainya.

Berbuat baik, tambah Defizon, tidak pernah merugikan, bahkan mendapatkan pahala berlipat ganda. "Terlebih dilaksanakan di Tanah Haram," sambungnya. ***