DUMAI - Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo menegaskan, saat ini tim patroli malam kebakaran lahan dan hutan (karlahut), yang terdiri TNI-Polri menggunakan senjata laras panjang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi, jika pelaku pembakaran membawa senjata api.

"Dalam penegakkan hukum, Polri dibantu dengan TNI, tidak main-main. Kita saat patroli malam, memang menggunakan senjata laras panjang. Ada ditemukan pelaku pembakaran, langsung tangkap," jelas AKBP Suwoyo kepada GoRiau.com, usai rapat koordinasi peningkatan status karlahut di Kota Dumai.

Dari 11 laporan polisi (LP), lanjutnya, sudah diamankan 12 terduga pelaku pembakaran lahan di Kota Dumai. "Satu titik api, kita (Polres Dumai, red) menurunkan 25 personil, untuk bersama-sama dengan TNI, BPBD-Damkar dan Forum Masyarakat Gotong Royong, memadamkan api," tutupnya singkat.***