
TELUKKUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Aset Tanah Kuansing (Si Astaka). Lewat aplikasi berbasis digital ini, Pemkab Kuansing lebih mudah dalam mengamankan, mengawasi dan mengendalikan aset tanah.
Pj Sekda Kuansing, Muradi menyatakan penggunaan sistem informasi digital untuk pengelolaan aset tanah sangat luar biasa. Tentunya, pengelolaan ke depan semakin baik serta mempermudah pemerintah dalam melakukan pengecekan data secara digital.
"Ini sesuatu yang luar biasa ya. Dengan sistem informasi aset tanah ini, ke depan ya, pengelolaan aset tanah ini akan semakin baik," kata Muradi saat memimpin rapat penguatan aset tanah Kuansing, Selasa (3/11/2026) pagi.
Rapat ini dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kuansing, Inspektorat Kuansing, Disdikpora, Diskes, Disperkimtan, PUPR, Kabag Tapem dan Kabag Hukum Setda Kuansing. Pada kesempatan ini, BPN Kuansing menyerahkan 47 persil sertifikat tanah kepada Pemda Kuansing.
"Lewat Si Astaka ini, tentunya mampu memberikan informasi detil setiap aset tanah Kuansing. Kemudian, sinergi yang baik BPN dapat mempercepat proses sertifikat seluruh aset tanah," kata Muradi.

Seringkali ditemukan permasalahan di mana aset dan fisik tanah ada, tetapi datanya tidak ada. Oleh karena itu, Muradi meminta masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diminta untuk mengagendakan rapat khusus membahas aset, membuat daftar per OPD, dan menginventarisasinya satu per satu.
"Kabid Aset, tolong susun jadwal validasi seluruh tanah Pemda pada OPD satu per satu, karena setiap OPD sebagai pengguna harus mengetahui aset dalam penguasaannya," kata Muradi.
Mendapat arahan itu, Plt Kabid Aset BPKAD Kuansing, Fajrul Ramadhani, langsung menyatakan siap. Pihaknya telah menyusun rapat lanjutan, berkaitan dengan validasi aset tanah milik Pemda Kuansing.
"Sesuai arahan Pak Sekda, kita akan lakukan rapat bersama OPD untuk validasi aset tanah. Sehingga, lewat Si Astaka, kita lebih mudah mengamankan, mengontrol dan mengelola aset yang ada," kata Dani usai rapat.***