
PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - M Syafi'i akhirnya terpilih sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pelalawan periode 2013-2018 setelah pada Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)Kabupaten Pelalawan yang dilaksanakan di Gedung Daerah Laksamana Mangkudiraja Sabtu (16/2/2013), mengantongi 103 suara dari 233 suara.
Pasca kemenangan, kandidat doktor Ilmu Lingkungan Universitas Riau ini mengatakan bahwa kemenangan dirinya adalah kemenangan para guru yang ada di Kabupaten Pelalawan. Karena itu, ke depan dirinya sudah mempersiapkan berbagai program demi kemajuan dan peningkatan organisasi guru di daerah ini.
"Diantaranya kita akan melakukan penataan administrasi keanggotaan para guru yang tergabung dalam PGRI Pelalawan, melakukan komunikasi administrasi ke tingkat PGRI Provinsi dan kecamatan-kecamatan, pendataan aset-aset PGRI Pelalawan serta melakukan kemandirian dengan mengharapkan dari industri-industri yang ada di daerah ini," ungkap Direktur Akademi Komunitas (AK) Pelalawan yang ditahbiskan menjadi Ketua PGRI termuda se-Riau.
Ditanya lebih detail soal program kerja, Syafi'i menerangkan bahwa dirinya menginginkan dengan banyaknya perusahaan-perusahaan industri yang ada di daerah ini diharapkan memiliki kepedulian dengan para guru yang ada di sekitar lokasi perusahaan.
"Selain ini sebagai program CSR dari perusahaan, langsung atau tidak keberadaan para guru yang berada di sekitar perusahaan turut membantu peningkatan para siswa yang ada di daerah tersebut," katanya.
Disamping itu, sambungnya, selain pihaknya akan membuat kontak atau posko pengaduan bagi para guru baik via email, Short Message Service (SMS) atau seluler, hal yang terpenting lain adalah membantu dan mendukung program pemerintah dalam mensukseskan sekolah gratis yang akan dilaksanakan di daerah ini.
"Kita memang akan membantu dan mendukung program pemerintah dalam pendidikan gratis, sehingga program ini bisa sukses di Kabupaten Pelalawan," ujarnya.
Tak hanya itu, lanjutnya, program PGRI Pelalawan ke depannya juga adalah membantu Dinas Pendidikan Pelalawan dalam mengejar target tahun 2016 untuk pemberian sertifikasi pada para guru dengan capaian sekitar 85 persen. Diantaranya yakni dengan meningkatkan kualitas guru dalam hal tehnologi sehingga ke depan diharapkan dalam ujian sertifikasi tak ada lagi guru yang tak mengenal komputer.
"Untuk itu, tiap bulan kita akan turun ke sekolah-sekolah yang sekiranya harus dibantu. Dengan kata lain, kita akan memfasilitasi antara guru, pemerintah dan dunia industri," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pelalawan, MD Rizal, saat dimintai komentarnya soal harapan yang diinginkan pada Ketua PGRI Pelalawan yang terpilih ini mengatakan bahwa dirinya menginginkan agar PGRI Pelalawan dapat bergandengan tangan dengan Dinas Pendidikan sehingga target-target yang dikejar oleh Disdik dapat tercapai.
"Sampai saat ini, kita tengah menggesa program percepatan peningkatan kualifikasi seorang guru, dan itu bukan hanya pada struktural saja. Artinya, dalam ruang lingkup itu bukan hanya Disdik saja yang berperan tapi guru itu sendiri dengan didukung dari wadah yang menaunginya yakni PGRI," ujarnya.
Ditambahkannya, karena itu dirinya mengharapkan agar PGRI Pelalawan dapat terus simultan mengusulkan berbagai program yang ada untuk peningkatan kualitas guru yang sesuai dengan prosedur. Tak hanya itu, dirinya juga memberi contoh soal tingginya angka cerai para guru yang ada di daerah ini, dalam kasus ini maka Disdik Pelalawan tak bisa memiliki kelelusaan penuh pada diri guru tersebut.
"Nah, di situlah peran PGRI Pelalawan untuk menjembatan atau apalah namanya agar tingkat perceraian guru tak lagi tinggi. Itulah salah satu pemisalan wewenang PGRI, selain hal-hal lainnya yang kesemuanya bermuara pada peningkatan dunia pendidikan di daerah ini," katanya.
Sementara sebelumnya, dalam pembukaan Konferkan PGRI Pelalawan, Bupati Pelalawan HM Harris diwakili Sekretaris Daerah Pelalawan, Drs H Zardewan MM mengatakan bahwa digelarnya Konferkab PGRI Pelalawan ini maka diharapkan hal ini akan makin dapat menyatukan semua elemen para guru yang ada di daerah ini sehingga dunia pendidikan di Kabupaten Pelalawan bisa smeakin maju.
"Berbicara soal mutu pendidikan berkaitan erat dengan peningkatan kesejahteraan guru dan berbagai persoalan lainnya. Karena itulah, saya harapkan Konferkab ini selain menghasilkan jajaran kepengurusan yang baru juga menelurkan keputusan-keputusan yang berguna bagi para guru yang ada di daerah ini," tutupnya.
Hadir dalam Konferkab PGRI Pelalawan yang ketiga ini diantaranya Sekretaris Daerah Pelalawan Drs H Zardewan MM mewakili Bupati Pelalawan HM Harris, Ketua PGRI Riau H Isjoni, Wakil Ketua DPRD Pelalawan Ikmal Pasha, Kepala Dinas Pendidikan Pelalawan MD Rizal, tokoh masyarakat serta para guru yang berjumlah 400 orang yang tergabung dalam PGRI Pelalawan. (ilm)