TELUKKUANTAN - Kondisi Arga Dimas Syaputra, bocah yang duduk di kelas dua sebuah Sekolah Dasar di Koto Kari Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau kian memprihatinkan. Dimana, kaki kirinya mulai membusuk dan akan segera diamputasi.

"Dia sekarang berada di RSCM Jakarta, dimana paha sebelah kiri mulai membusuk dan menurut keterangan keluarganya akan segera diamputasi," ujar Elsa, salah seorang mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks) yang melakukan penggalangan dana untuk Arga, Rabu (10/2/2016).

Untuk diketahui, Arga merupakan korban penganiayaan yang dilakukan kakak tingkatnya. Peristiwa tersebut terjadi pada akhir November 2015 silam. Namun baru dilaporkan pihak keluarga kepada polisi pada Januari 2016 lalu.

Anak kandung Masrion ini dianiaya oleh tiga orang kakak kelasnya ketika bermain di sore hari. Tiga pelaku awalnya hanya meminta uang. Karena korban tidak memiliki uang, ketiga pelaku langsung menganiaya dengan tangan dan kaki diikat.

Akibatnya, Arga mengalami luka cukup serius yakni patah tulang paha dan tulang pinggul menonjol keluar.

Melihat kondisinya saat ini, mahasiswa Uniks yang tergabung dalam Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah tergerak hatinya untuk mengumpulkan sumbangan.

"Kami berharap, apa yang kami kumpulkan saat ini bisa membantu Arga. Sebab, kami tahu dia berasal dari keluarga kurang mampu," ujar Elsa.

Elsa bersama teman-temannya berjalan ke sekolah-sekolah yang ada di seputaran Kota Telukkuatan. Ia berharap ada tangan-tangan dermawan yang akan membantu proses amputasi Arga.

Jika ada yang ingin mengirimkan bantuan, bisa dikirim ke BNI Cabang Rengan dengan Nomor Rekening 0380266932 atas nama Sdri. Elsa Friska dan nomor Hp 082285641165.***