PEKANBARU – Ketua KONI Riau Iskandar Hoesin saat ini masih menjadi Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Riau.

Dalam aturannya Iskandar Hoesin harus melepas jabatannya sebagai Ketua Pengprov PABSI Riau, dan dari itu Iskandar Hoesin menjelaskan saat dia masih mengemban sebagai Ketua PABSI Riau hingga nantinya sudah didapatkan pengganti.

"Kita sedang mencari orang lain (calon ketua PABSI). Karena kan saya setiap bulan subsidi sekitar Rp3 juta untuk menambah vitamin dan sebagainya. Kalau sekarang ada orang mau pegang, tapi tidak memberikan subsidi itu, nanti bisa (down)," ucap Iskandar Hoesin, Senin (4/3/2022).

Sejauh ini sudah mantan Ketua DPD Nasdem Riau ini mengakui jika dia sudah menjalin komunikasi dengan beberapa pihak, namun belum ada yang sanggup.

"Saya tanya beberapa orang, tapi belum ada yang sanggup," jelasnya.

Untuk atlet angkat besi, Iskandar Hoesin mengaku untuk terus meningkatkan performa para atlet. Tidak cukup dengan hanya mengandalkan dana pembinaan dari KONI, dari itu harus ada 'ayah angkat' yang dibutuhkan untuk mendompleng atlet.

Dirinya yang kini menjadi Ketua Umum KONI Riau periode 2022-2026 telah membuat struktur organisasi yang tugasnya kerja sama antarlembaga.

Untuk mencari ayah angkat ini, Iskandar Hoesin membentuk struktur khusus yang baru di KONI Riau. Yang mana nantinya lembaga ini akan mencari sponsor untuk kerjasama dengan KONI Riau.

"Dia (pihak swasta) kasih duit, tapi output duit itu harus jelas. Kalau dia kasih duit tapi outputnya nggak jelas dia nggak mau. Kenapa dulu (saat memimpin PSPS) saya bisa, sekarang nggak bisa," sambungnya. ***