
BENGKALIS, GORIAU.COM - Bupati Bengkais H Herliyan Saleh mengatakan bahwa sektor kepariwisataan di Kabupaten Bengkalis saat ini masih menemui kendala dan permasalahan yang harus menjadi perhatian bersama. Hal ini dapat dilihat dari belum besarnya minat dan jumlah investasi yang telah ditanamkan di sektor ini, khususnya di bidang usaha sarana dan jasa pariwisata baik sarana akomodasi dan sektor usaha lainnya.
 ''Kita tentunya tidak boleh berpangku tangan dan lengah melihat kondisi ini. Pembangunan dan pengembangan potensi kepariwisataan di Kabupaten Bengkalis mestilah segera dapat dilakukan dan diupayakan secara terpadu dan berkelanjutan oleh seluruh stakeholders," ujar Bupati saat membuka acara Seleksi Bhakti Pemuda Antar Daerah dan Diklat Sadar Wisata Kabupaten Bengkalis di Desa Sukajadi Kecamatan Bukitbatu, Selas (20/5).
Selain itu kata Bupati bagaimana upaya mematangkan segala potensi dan aspek pendukung dan sektor kepariwisataan itu yang dimulai dari pembenahan destinasi, kesiapan insfrastruktur, kesiapan sarana / fasilitas pariwisata serta hal yang tidak kalah pentingnya adalah upaya sosialisasi dan pelatihan yang terus menerus dan berkelanjutan ke masyarakat, tentang pengetahuan dan pemahaman sadar wisata dan sapta pesona sebagaimana yang kita laksanakan saat ini.
''Saya menilai bahwa kegiatan pelatihan seperti ini dapat menjadi nilai tambah untuk pengembangan pariwisata dimasa yang akan datang. diharapkan, kita dapat meningkatkan kesadaran serta memahami tentang arti pentingnya pariwisata dalam pembangunan yang pada gilirannya nanti dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis,'' harap Bupati.Bupati juga mengharapkan kepada seluruh peserta, agar hendaknya dapat mengikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. semoga kegiatan ini menjadi motivasi tersendiri untuk peningkatan diri ke depan, menularkan pengetahuannya kepada masyarakat lainnya serta hal yang paling penting adalah menerapkan unsur-unsur sapta pesona dalam kehidupan sehari-hari guna mendukung perkembangan kepariwisataan di Kabupaten Bengkalis.
ÂSementara itu Kepasla Dinas Pariwisata Bengkalis, Eduar mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan peran pemuda sebagai elemen penting dalam kehidupan sosial masyarakat dalam mewujudkan Kecamatan Bukit Batu sebagai kawasan wisata sejarah di Kabupaten Bengkalis.
''Peserta sebanyak 32 orang yang berasal dari 8 Kecamatan, sedangkan untuk peserta diklat sebanyak 50 orang yang berasal dari unsur pemerintahan,'' jelasnya.
Dalam acara tersebut juga dihadiri Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata minat khusus, konvensi, insentif dan event Akhyaruddin, Ketua Riiau turism board Fadlah Sulaiman, Sekda Bengkalis H. Burhanudin, Kepala SKPD, Camat Bukitbatu, Manager Pertamina RU II Sei Pakning, Tokoh Masyarakat dan Ikatan Pemuda Minang Riau (IPMR) Kecamatan Bukitbatu.(jfk)