PEKANBARU – Sungguh diluar dugaan. Seorang ayah berinisial MIW (21) di Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau tega membunuh anak kandungnya sendiri hanya karena anaknya sering menangis.

Bayi malang bernama Aulia Putri Wibowo, 5 tahun itu, meninggal karena dianiaya MIW.

''Pelaku sudah kami amankan,'' ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra, Jumat (22/9/2023).

Dijelaskannya, pelaku MIW, yang saat itu tidak memiliki pekerjaan, mengaku kesal karena bayi tersebut sering menangis.

Kasus ini bermula saat SF, pelapor, pergi mengajar dan meninggalkan MIW, DF, dan Aulia di rumah. Sayangnya, kejadian buruk menimpa saat SF kembali ke rumah dan mendapati bayi tersebut telah meninggal.

Kronologis kejadian menunjukkan adanya kekerasan fisik yang dilakukan oleh pelaku terhadap bayi malang ini. Dalam pernyataan kepada polisi, SF mengungkapkan bahwa saat ditemukan, Aulia berbaring tengkurap dengan bekas luka di wajah dan hidungnya.

"Ditemukan bekas darah pada lobang hidung, bibir membiru dan bayi tersebut sudah tidak bernafas lagi," ungkap SF.

Berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan oleh dr. M. Tegar Indrayana, Sp.Fm., dari Rumah Sakit Bhayangkara, dinyatakan bahwa kematian Aulia disebabkan oleh kekerasan benda tumpul pada daerah mulut dan rahang yang menimbulkan mati lemas.

Penangkapan pelaku dilakukan oleh Unit Jatanras Polresta Pekanbaru pada malam hari di rumah orang tua pelaku. Berkat koordinasi antara piket reskrim dan Tim Jembalang anti bandit, pelaku berhasil diamankan dan kini menjalani proses hukum lebih lanjut.

''Pelaku akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,'' ujar Kompol Berry Juana Putra. (grc1)