
PEKANBARU – Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) menggelar aksi di depan kediaman Gubernur Riau pada Jumat, 22 September 2023. Mereka menuntut aparat TNI dan Polri ditarik dari Pulau Rempang, Kepulauan Riau.
GMMK yang merupakan gabungan 35 ormas di Riau tersebut meminta pemerintah bersikap manusia terhadap masyarakat Melayu yang sudah menghuni pulau tersebut ratusan tahun.

''Sebanyak 35 organisasi masyarakat (ormas) yang bergabung dalam GMMK sepakat menuntut agar pemerintah segera menarik seluruh personil TNI-Polri dari wilayah tersebut. Apabila tuntutan kami tidak diindahkan oleh pemerintah Republik Indonesia, kami akan menggelar aksi dengan massa yang lebih besar," tegas Koordinator aksi, Addha Nuraya.
Tak hanya itu, Addha juga meminta Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, untuk memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk segera menarik personil mereka.
Ia menekankan bahwa kehadiran TNI-Polri seharusnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, bukan sebaliknya.
"Kami memohon agar aparat TNI-Polri di Pulau Rempang menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai ada laporan masyarakat yang disakiti. Jika kekerasan terus berlanjut, kami siap berjuang demi hak masyarakat Rempang, meskipun harus berperang dan berdarah," pungkas Addha dengan penuh semangat. ***