
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Warga yang mengungsi di Balai Diklat Penyuluhan Hasil Tani Terpadu Kabupaten Siak mengaku bahagia dengan perhatian yang diberikan Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, MSi. Sebab, Pemerintah Kabupaten Siak selalu menyediakan apa yang menjadi kebutuhan pengungsi.
"Kami sangat senang dan berterima kasih, atas perhatian dan bantuan dari Pak Bupati," ujar Leniati, salah seorang pengungsi.
Leniati mengaku, selama dua hari di pengungsian, belum ada mendapat kesulitan. Semua terjamin, mulai dari Sembako, air bersih dan kesehatan. "Kami selalu mendapatkan perawatan dari tenaga medis," katanya.
"Selain ada pengarahan dari Pemkab, tadi Ardika juga mendapatkan suntikan imunisasi," ujar Leniati. Leniati mengaku memiliki dua orang anak, yaitu Andre (3) dan Ardika (11 bulan).
Walau merasa nyaman di pengungsian, Leniati tetap rindu rumahnya. Ia mengaku merasa tidak enak hati meninggalkan rumah. "Kami rindu rumah," katanya.
"Baru dua hari tak lihat rumah, rasanya tidak enak," ulasnya. Hingga saat ini, Leniati belum mengetahui kondisi rumah terakhir. Meski masih jauh dari lahan terbakar, namun rasa was-was itu tetap ada. "Apalagi, rumah tak dijaga," katanya.
Berbicara mengenai lokasi kebakaran, dusun tempat Leniati tinggal dan warga lainnya, memang masih jauh dari api. Namun, sekeliling dusun itu sudah menyala. Mereka takut, sewaktu-waktu angin bertiup kencang, maka kabut asap akan menyapu dusun mereka.
"Jalan ke dusun kami berasap, bang," katanya. Leniati mengatakan, hati kecilnya tetap ingin pulang. Setidaknya melihat kondisi rumah saat ini.
Sementara itu, Asisten I Sekdakab Siak Fauzi Asni mengatakan sudah dua hari masyarakat mengungsi. Namun, ia belum bisa memastikan kapan warga dipersilahkan pulang.
"Belum tahu kapan akan dipulangkan, walaupun hujan sudah turun," katanya. Fauzi berjanji, sebelum memulangkan pengungsi akan meninjau kondisi di Dusun Kolam Hijau.
"Kami akan pelajari situasi dan kondisi di sana. Apakah sudah bisa dipulangkan atau belum," kata Fauzi. Peninjauan itu dilakukan, supaya masyarakat benar-benar aman.
"Kalau kondisinya sudah memungkinkan, kita akan pulangkan. Kalau tidak, tak mungkin pula warga ini bolak balek ke pengungsian," cetus Fauzi.(san)