BENGKALIS, GORIAU.COM - Aksi mogok yang dilakukan civitas akademika Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bengkalis, ternyata bukan dibuat-buat semata. Menurut salah seorang civitas akademika di kampus ini, Nurmahadi, aksi mogok kerja dan mengajar disebabkan beberapa alasan, diantaranya masalah status.

''Ada empat tuntutan yang belum terpenuhi. Pertama, mengenai Surat Keputusan (SK). Kedua, soal gaji tenaga pengajar dan karyawan yang selama 6 bulan belum diterima, kemudian Ketiga, adanya indikasi karyawan siluman yang ternyata tanpa kerja dan tanpa masuk kantor menerima penghasilan di amprah gaji, Ke-empat mengenai pengelolaan anggaran yang tidak transparan, masalah ini sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan, baik secara prosedural dan non prosedural,'' kata Nurmahadi.

Menyinggung sampai kapan aksi mogok civitas akademika AKN ini berakhir. Nurmahadi menjelaskan, aksi mogok ini diperkirakan berakhir sampai tuntutan dipenuhi oleh Disdik Bengkalis.

''Belum tahu kapan berakhirnya, tapi yang jelas sampai tuntutan kami terpenuhi,'' terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis H. Herman Sani melalui Sekretraris Disdik Bengkalis H.M. Nur Alamsyah, Senin (12/5), dikonfirmasi terkait adanya aksi mogok kerja dan mengajar di AKN Bengkalis menjelaskan, bahwa masalah mogok kerja dan mengajar di Kampus AKN itu hanya miskomunikasi antara mahasiswa dan rektor.

''Hanya miskominikasi saja, rektor sudah tahu, dan kita minta agar masalah ini tidak diperpanjang, karena berkaitan dengan masalah internal kampus. Saya kebetulan, tadi usai apel yang mendengar aksi itu langsung melakukan pendekatan ke mahasiswa kampus, ternyata masalahnya hanya sedikit miskomunikasi saja. Kita berharap hal ini tidak diperpanjang,'' terang Nur Alamsyah.

Mantan Sekretaris BKD Kabupaten Bengkalis ini juga menyebutkan, berkaitan dengan aksi mogok kerja dan mengajar di AKN Bengkalis sepenuhnya sudah menjadi tanggungjawab Disdik Bengkalis.

''Ini akan menjadi tanggungjawab kita, dan tentunya diharapkan civitas akademika tetap melakukan aktifitasnya, apalagi saat ini adik-adik mahasiswa memasuki tahap ujian semester,'' terangnya. (jfk)