
RENGAT, GORIAU.COM - Akibat kerusakan pada beberapa mesin pembangkit, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengalami defisit daya hingga 6,4 MW, sehingga PLN lakukan pemadaman bergilir.
Demikian diungkapkan Asisten Manajer Pembangkit PLN Area Rengat, Arif Supriadi. ''Saat ini kebutuhan daya untuk seluruh pelanggan PLN Area Rengat sudah mencapai 36 MW. Sedangkan daya yang tersedia saat ini ada sekitar 29,6 MW,'' sebutnya.
Namun demikian, untuk mengatasi defisit daya yang berdampak pada pemadaman listrik bergilir tersebut, saat ini PLN Area Rengat akan menambah tiga unit mesin sewa dengan kapasitas 3 MW dari PT Tiga Bintang. Saat ini tiga unit mesin dalam proses pengiriman dan diperkirakan paling lambat dalam waktu 2 bulan kedepan, mesin sewa tersebut sudah dapat beroperasi.
Selain itu tambah Arif, PLN juga akan menambah kontrak mesin dengan kapasitas 10 MW pada PLTMG Tanah Merah, Kecamatan Pasir Penyu. Saat ini prosesnya tinggal menunggu izin penetapan pemenang lelang dari PLN pusat di Jakarta. Diperkirakan, penambahan kontrak mesin 10 MW ini dapat terealisasi paling lambat pada bulan Oktober 2014 mendatang.
''Kita akan berupaya semaksimal mungkin agar penambahan mesin sewa berkapasitas 3 MW itu dapat segera terealisasi. Untuk mesin yang rusak kita terus melakukan perbaikan. Maka dari itu, kita mengimbau kepada seluruh pelanggan PLN Area Rengat untuk dapat memadamkan 3 titik lampu setiap hari di rumah yang biasa menyala, terutama saat beban puncak. Dengan cara seperti itu, durasi pemadaman listrik dapat diminimalisir,'' tandas Arif. (jef)