RENGAT, GORIAU.COM - Sehubungan akan berkhirnya izin blok Kampar yang saat ini dipegang oleh PT Medco Energi pada Nopember 2013 mendatang, dua kabupaten di Riau, Pelalawan dan Indragiri Hlu sepakat ''berkawan'' untuk menghadang Medco yang akan memperpanjang izin Blok Kampar.

Kedua kabupaten sepakat secara bersama-sama akan berjuang merebut pengelolaan blok Kampar ke Dirjen Migas di Jakarta. Namun demikian Pemkab Inhu sebelum menjumpai Dirjen Migas, akan mengesa persiapan untuk mengelola blok Kampar sebagai laporan ke Dirjen.

Sementara kesepatan untuk mengelola blok Kampar sudah terjalin bersama Pemkab Pelalawan. ''Kesepakatan untuk mengelola blok Kampar sudah disepakati bersama Pemkab Pelalawan dan saat ini tinggal perjuangan bersama ke tingkat pusat,'' ujar Bupati Inhu Yopi Arianto SE didampingi Kadistamben Khairizal SE Msi ketika dikonfirmasi, Selasa (7/5/2013) melalui Kabid Keenergian dan Ketenaga Listrikan Bakri ST.

Dikatakanya, melalui kesepakatan pengelolaan blok Kampar itu, saat ini disusun strategi untuk menjumpai Dirjen Migas. Salah satu strategi untuk meyakinkan Dirjen dengan melihatkan kemampuan daerah untuk mengelola blok Kampar tersebut. Kesiapan itu dalam bentuk menyiapkan teknologi berserta tenaga pengelolanya. Disamping itu perlu diyakinkan kepada Dirjen yakni tentang dampak lingkungan dari pengelolaan blok Kampar.

Karena sebutnya, pengelolaan itu tidak mungkin dilakukan oleh Pemkab. Sehingga dalam pengelolaan itu, Pemkab akan menyiapkan Perusahaan Daerah (PD). Bahkan dalam pengelolaan itu bisa saja dengan membentuk PD baru yang khusus mengelola Migas.

Untuk itu harapnya, dengan adanya kesepakatan dua kabupaten mengelola blok Kampar, hendaknya Dirjen Migas dapat yakin dengan kesiapan daerah. ''Setelah menyiapkan berkas tentang kesiapan daerah dalam waktu dekat akan dijadwalkan pertemuan dengan Dirjen Migas,'' ungkapnya.

Masih katanya, sesuai dengan izin blok Kampar yang saat ini dipegang oleh PT Medco akan berakhir pada Nopember 2013 mendatang. ''Artinya sebelum izin tersebut berakhir, permohonan pengelolaan blok Kampar sudah tuntas,'' terangnya. (jef)