
PEKANBARU - Peristiwa pembunuhan sadis di rumah petak lima, jalan Belimbing, Gang Anggur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Kamis (19/10/2016) dinihari silam membuat syok penghuni kontrakan lainnya.
Pengakuan salah seorang warga sekitar, para penghuni kontrakan langsung pindah sehari setelah kejadian. Penghuni kontrakan lainnya yang mayoritas masih berstatus lajang, memilih pindah karena merasa takut.
"Sehari setelah kejadian itu, banyak darah mentes di teras. Awalnya, kami di sini (TKP) mengira darah ayam, ternyata darah orang," kata Ida saat berbincang dengan GoRiau.com (GoNews Grup) di TKP, Rabu (9/11/2016) siang.
Baca Juga: Rela Jual Moge, Begini Aksi Brutal 2 Pelaku Habisi Nyawa Ziko
"Malam kejadian, kami tidak curiga. Tapi, ada penghuni kontrakan sempat mengintip ke rumah yang dihuni orang-orang (Ln dan Ao) itu, nampak ada darah di ruang tamunya," tambahnya.
Baca Juga: Alat Vital Ditikam, 2 Pelaku Ternyata Masih Keluarga Korban
Hingga berita ini diturunkan proses pra rekonstruksi masih terus berlangsung, bahkan warga sekitar semakin memadati TKP, ingin mengetahui jalannya pra rekonstruksi pembunuhan sadis terhadap seorang pemuda asal Bengkulu, Ziko Agustiar (24) hingga ususnya terburai.***