
PEKANBARU, GORIAU.COM - Angin bertiup cukup kencang, usai senja ketika Minggu malam (2/3/2014)di Kota Pekanbaru, Riau. Partikel depu 'berhamburan', mencemari ruang udara bersama asap sisa kebakaran lahan dan hutan. Sesaat kemudian, hujan cukup deras turun melanda sebagian wilayah ini.
Hore...! hujan mengguyur sebagian Kota Pekanbaru pada malam sekitar pukul 19.15 WIB disambut antusiastis sebagian warga yang ketika itu masih mencemaskan dampak kabut asap.
"Akhirnya hujan juga. Ini adalah hujan yang cukup deras setelah lebih sebulan ini. Kalau tidak 'kiamatlah'," kata Anila (56), warga jalan Bukit Barisan, Kecamatan Tenayan Raya.
Meisya (23), warga lainnya yang tinggal di Jalan Merbabu, Tenayan Raya juga berucap syukur atas peristiwa tersebut. "Air sumur sudah kering, hujan sebentarpun tak apa-apa, bisa menambah," katanya.
Hujan sebelumnya juga dikabarkan terjadi di sebagian wilayah pesisir Riau, seperti Kota Dumai yang berseberangan dengan Malaka, Malaysia.
Warga Kota Dumai meyambut baik hujan yang terjadi pada Minggu sore, sebagian bersorak gembira dan bersyukur karena hujan deras turun cukup lama.
Mereka mengharapkan berkah curahan air dari langit itu membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang sudah sekitar sebulan terjadi.
Warga di Kota Dumai sebagian besar menggantungkan aktivitas sehari-sehari dengan air hujan, mengingat langkanya air bersih di daerah ini.
Sebelumnya sebagian masyarakat di beberapa kabupaten/kota di Riau juga telah menggelar Shalat meminta turunnya hujan.
Sementara itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, telah memprediksi akan terjadinya hujan di sebagian Riau. "Namun peluannya masih bersifat lokasl dan ringan," kata Kepala Bidanh Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, (fzr/ant)