PEKANBARU, GORIAU.COM - Warga Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru mengeluhkan kerusakan Jalan Garuda Sakti. Pasalnya, jalan lingkar luar kota tersebut sudah mengalami kerusakan sejak beberapa bulan terakhir namun belum ada perbaikan dari pemerintah.

"Sudah hampir setahun kerusakan, tapi tak ada juga perbaikan," ujar Siti, salah seorang warga kepada GoRiau.com, Senin (27/10/2014) sore. Jalan Garuda Sakti merupakan salah satu jalan penting bagi Kota Pekanbaru, sebab jalan ini merupakan jalan lingkar luar kota.

Meski demikian, lanjut, Siti, jalan ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya lobang besar di tengah-tengah jalan. "Terutama di KM 1 sampai KM 3, jalannya sangat parah," katanya.

"Lobang ini bisa mengancam nyawa pengendara. Karena, selain kecil, jalan ini juga dilalui oleh kenderaan bertonase berat seperti truk," lanjut Siti.

Senada dengan Siti, Arini, seorang mahasiswa UIN Suska Riau yang tinggal di sekitar Jalan Garuda Sakti mengumpamakan Jalan garuda Sakti Panam tidak ubahnya seperti kolam ikan.

"Kalau hujan turun, itu tak ubahnya seperti kolam ikan. Tinggal kasih bibit ikan saja lagi," ujar gadis berjilbab ini sambil tersenyum. Tidak hanya sampai disitu, lanjut Arini, ketika hujan mulai reda dan kenderaan semakin banyak, jalan ini bisa menjadi kubangan kerbau.

"Selepas hujan, pasti akan becek sekali. Seperti kubangan kerbau," katanya.

Siti dan Arini serta warga yang melewati jalan Garuda Sakti berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini. Sebab, volume kenderaan yang lewat sangat tinggi dan kondisi jalan rawan akan kecelakaan.

"Haruskah ada nyawa yang melayang di jalan penuh lobang ini? Baru pemerintah akan memperbaikinya," tanya Arini. (ram)