BENGKALIS, GORIAU.COM - Sedikitnya 200 peserta dari Sekolah Luar Biasa akan ikut ambil bagian pada Pertemuan Pramuka Luar Biasa yang diselenggarakan Kwartir Cabang 0404 Gerakan Pramuka Bengkalis di Bumi Perkemahan Awang Perkasa Desa Kelalapati, Bengkalis, hari ini, Kamis (1-3/2/2013)

Ketua Kwarcab 0404 Gerakan Pramuka Bengkalis, H Riza Pahlefi, menjelaskan, sebenarnya PPLB ini hanya diperuntukan bagi Kwartir Ranting (Kwaran) yang memiliki anggota Pramuka dari anak-anak yang berkebutuhan khusus (children with special needs) atau diference ability (difabel) yang ada di daerah ini.

“Sebagaimana PPLB tahun-tahum sebelumnya, sejumlah Kwarcab Gerakan Pramuka yang ada di Riau yang juga membina anggota Pramuka disabilutas menyatakan akan berpartisipasi. Termasuk dari Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Barat (Sumbar). Peserta dari Kwarda Sumbar yang akan ikut serta sebanyak 25 orang,'' jelas Riza.

Sementara dari Riau, selain Bengkalis, imbuh Riza, beberapa Kwarcab sudah memastikan ambil bagian. Diantarannya Pekanbaru (12 orang), Dumai (17 orang), Rokan Hilir (16 orang), Siak (16 orang) dan Pelalawan (25 orang).

“Sedangkan Kwarcab lainnya seperti Kepulauan Meranti, Kampar dan Indragiri Hulu, meskipun awalnya berkeinginan ikutserta, berkemungkinan besar batal. Apa penyebabnya pembatalan tersebut, sejauh ini belum ada informasi dari mereka”, tegas Riza didampingi Andalan Cabang Urusan Humas, Johansyah Syafri, Kamis (31/1/2013).

Kegiatan PPLB ini merupakan salah satu upaya pembinaan yang dilakukan Kwarcab 0404 Gerakan Pramuka Bengkalis untuk anggota Pramuka dari anak-anak difabel atau disabilitas sehingga menjadi anggota masyarakat yang mandiri dan peduli.

“Selain itu sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kepebulian masyarakat terhadap anak-anak disabilitas, khususnya yang ada di daerah” papar Riza seraya menambahkan di Kwarcab Bengkalis ada tiga Kwaran yang membina anggota Pramuka difabel ini, yaitu Bengkalis, Mandau dan Pinggir.

Selain dalam bentuk perkemahan, kegiatan lain yang akan dilaksanakan dibagi pada tiga kelompok, yaitu permainan, perlombaan dan dharmawisata. Adapun perlombaan yang akan dilaksanakan seperti melukis, hasta karya, tali temali, semaphore, morese dan membaca SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia). Sedangkan untuk permainan, seperti memindahkan balok, kucing dan tikus, giring bola, bola keranjang, menyusun puzzle, pararel ban, balon musik dan bakar ikan.

Selama PPLB, juga akan dilaksanakan pentas seni. Kegiatan ini ditaja sebagai ajang untuk menampilkan kemampuan para peserta dalam berkesenian. Sedangkan untuk kegiatan dharmawisata dilaksanakan diobjek wisata Pantai Selatbaru. (jfk/rls)