
PEKANBARU - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun mitra swadaya di Provinsi Riau kembali mencatatkan tren positif. Untuk periode 22-28 Juli 2026, harga tertinggi berada di angka Rp3.846,00 per kilogram, khusus untuk kelompok tanaman berumur 9 tahun.
Keputusan ini ditetapkan melalui rapat Tim Penetapan Harga TBS Riau, Selasa (21/7/2026). Kenaikan untuk kelompok umur 9 tahun tercatat sebesar Rp13,25 per kilogram atau naik 0,35 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Dr Defris Hatmaja, SP, MSi menyebutkan bahwa penetapan harga minggu ke-26 tahun 2026 ini tetap mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 dan Kepdirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
"Berdasarkan hasil kajian rendemen terbaru dari PPKS Medan, kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp13,25 per kilogram, sehingga harga pembelian TBS menjadi Rp3.846,00 per kilogram," paparnya.
Defris menjelaskan, tren positif ini didorong oleh membaiknya harga jual minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) di pasaran. Tercatat, harga penjualan CPO meningkat sebesar Rp62,56 per kilogram dibandingkan pekan lalu, sedangkan harga kernel naik Rp30,14 per kilogram.
"Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra swadaya mengalami kenaikan. Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel," urainya.
Sesuai aturan main dalam Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, apabila terdapat Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang belum melakukan penjualan, tim menggunakan harga rata-rata acuan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN). Saat ini, harga rata-rata CPO KPBN berada di angka Rp15.660,00 per kilogram dan kernel Rp14.035,00 per kilogram.
Dinas Perkebunan Riau bersama tim penetapan harga terus berupaya menjaga transparansi agar proses ini berjalan sesuai regulasi dan memberikan keadilan bagi petani maupun perusahaan mitra.
"Komitmen bersama yang didukung Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Berikut adalah rincian harga TBS kelapa sawit kemitraan swadaya di Provinsi Riau sepekan ke depan beserta indikator pendukungnya:
Indikator Pendukung: