
PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru resmi memulai gerakan bersih-bersih dalam sistem penerimaan murid baru. Langkah awal ini ditandai dengan Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Pakta Integritas SPMB Tahun 2026 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Riau, Senin (8/6/2026).
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar yang hadir langsung dalam acara tersebut menyatakan bahwa komitmen tertulis ini menjadi dasar utama untuk menjalankan proses seleksi yang transparan, objektif, dan akuntabel.
Penandatanganan pakta integritas ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Pemerintah kota menjadikan momentum ini sebagai pembatas tegas untuk menghentikan berbagai kebiasaan buruk yang kerap terjadi saat musim penerimaan siswa baru dimulai.
Menurut Markarius Anwar, komitmen seluruh pihak sangat penting karena berkaca pada masih adanya catatan buruk pada pelaksanaan penerimaan siswa tahun-tahun sebelumnya. Praktik percaloan, titipan, hingga pungutan uang masuk dinilai telah mencederai rasa keadilan di tengah masyarakat.
Dengan adanya komitmen bersama ini, seluruh panitia dan pihak sekolah diwajibkan membuka data penerimaan secara transparan. Sistem yang akuntabel diharapkan mampu menutup celah bagi oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi.
Pengawasan komunal dari masyarakat dan media juga diharapkan ikut mengawal jalannya deklarasi ini agar cita-cita mewujudkan penerimaan siswa yang bersih, jujur, dan adil di Kota Pekanbaru dapat tercapai sepenuhnya. ***