PEKANBARU, GORIAU.COM - Nasib cabang olahraga futsal dan sepakbola terkatung-katung. Pasalnya sekitar 100 wasit pertandingan kedua cabang ditarik pulang ke Jakarta. Peristiwa ini terjadi karena dualisme di cabang ini.

Saat ini para wasit masih menunggu kepastian jadwal penerbangan mereka kembali ke Jakarta. Mereka masih telantar di Kota Pekanbaru, Riau. Akibat pemulangan wasit dan perangkat pertandingan yang mendadak, semua jadwal pertandingan pagi hingga malam ini dibatalkan.

Para wasit menyesalkan keputusan PSSI yang mendadak memerintahkan mereka meninggalkan Pekanbaru. Selain menjadi beban mental, para wasit juga belum mendapatkan kompensasi dari pertandingan-pertandingan yang sudah dipimpinnya.

Belum ada keterangan resmi mengenai alasan pemulangan puluhan wasit ini. Mereka menduga kejadian ini berhubungan dengan dualisme yang tengah terjadi di tubuh PSSI.

Sebelumnya, PSSI sudah mengeluarkan ancaman akan memboikot PON karena Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XVIII dinilai telah menabrak peraturan sepakbola milik PSSI. Karena itu, PSSI mengancam akan memboikot seluruh laga dan tidak mengirimkan wasit ke PON 2012.

"PSSI akan menarik semua perangkat pertandingan di PON karena panitia tidak tunduk kepada aturan PSSI," tukas Deputi Sekretaris Jenderal bidang Kompetisi Saleh Mukadar seusai menghadiri laga di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (6/9/2012) lalu.

Faktor yang melatarbelakangi ucapan itu ialah pelarangan tim sepakbola Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (6/9/2012). Berdasarkan keputusan BAORI (Badan Arbitrase Olahraga Indonesia), keikutsertaan Kalsel di PON telah digantikan dengan Kalimantan Timur (Kaltim).

BAORI juga memutuskan Kaltim berhak melakoni laga perdana kontra Jawa Tengah. Namun, PSSI yang berafiliasi ke CAS (Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional) tidak mengakui keputusan BAORI. Akibatnya, PSSI melancarkan protes ketika pertandingan Kaltim vs Jateng akan dimulai.

Hal ini memicu keributan di dalam stadion. Saleh Mukadar akhirnya digiring keluar stadion oleh pihak keamanan dan laga bisa dimulai dengan mempertandingkan Kaltim dengan Jateng yang berkesudahan 1-1. ((mtn/ntl)