BENGKALIS, GORIAU.COM - Kebakaran hebat terjadi di Desa Kelapapati, Jalan Kelapapti Tengah, Kecamatan Bengkalis, Kamis (31/1/2013) pagi pukul 06.25 WIB. Sedikitnya empat petak rumah milik H Hasyim, rata dengan tanah dan menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah. Selsin menghancurkan tempat tinggal, kebakaran juga menghanguskan kedai harian milik Singun, warga keturunan Cina.

Sedangkan korban lainnya adalah Candra, petugas Pemadam Kebakaran BPBD Damkar Pemkab Bengkalis yang menyewa rumah bersama istri dan anaknya. Penghuni lainnya adalah Amin atau Syarif. Di rumah petak ini, Amin membuka usaha menjual minyak dan rokok. Sedangkan di petak paling kanan, tinggal Dedi bersama 5 orang lainnya sambil membuka usaha jahit pakaian.

Kabid Pemadam Kebakaran BPBD Damkar Bengkalis, Suiswantoro yang turun langsung ke lokasi saat dihubungi, mengatakan, pihaknya menerima panggilan telah terjadi kebakaran sekitar pukul 06.25 WIB. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dan 12 personil dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Sekitar 50 menit api berhasil dipadamkan, namun sebagian besar bagian rumah ludes terbakar.

Keterangan dari salah seorang korban, istri Candra, api diperkirakan berasal dari rumah yang ditempati Amin atau Syarif karena saat itu dirinya mendengar adanya ledakan dan dalam waktu singkat api sudah membesar.

Menurut keterangan Dedi, api berkemungkinan berasal dari selang kompor gas yang bocor dari salah satu rumah. karena gas yang keluar cukup banyak maka terjadilah kebakaran. “Hanya dua unit mesin jahit yang bisa kami selamatkan bang, selebihnya 9 mesin, empat diantarnya mesin obras ludes terbakar. Tak hanya itu, sejumlah pakaian tempahan yang sudah siap dan bahan pakaian juga ludes,'' keluh Dedi.

Selain menarik perhatian puluhan masyarakat, kebakaran juga dilihat Asisten II Setkab Bengkalis, H Arianto, Kapolsek Bengkalis bersama sejumlah anggota. “Semua orang pasti tak menginginkan musibah seperti ini. Kita hanya berpesan agar kawan-kawan yang menjadi korban kebakaran ini tetap sabar,” ujar Arianto. (jfk)