PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Banjir di Kabupaten Pelalawan Riau tahun 2012 ini, tidak hanya mengorbankan harga benda, tapi juga nyawa. Dua warga Langgam, Pelalawan dinyatakan tewas dihantam banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan Raja Alkap, SH, MH saat dihubungi, Selasa (4/12/2012) malam mengatakan, sesuai data yang ada di BPBD Pelalawan, meluapnya Sungai Kampar menyebabkan delapan kecamatan terendam banjir. Total korban banjir berjumlah 6.459 Kepala Keluarga (KK) dengan korban meninggal dunia dua orang, yang keduanya terjadi di Langgam.
Lebih detil Kepala BPBD Pelalawan menjelaskan, di Kecamatan Ukui korban sebanyak 74 KK, Pangkalan Kuras 110 KK, Pangkalan Kerinci 505 KK, Pelalawan 1.799 KK, Langgam 275 KK, Bandar Sei Kijang 52 KK, Teluk Meranti 2.294 KK dan Kecamatan Kerumutan 1.350 KK. Tak hanya permukiman warga yang terendam, banjir yang sudah berlangsung lebih dua pekan juga menghancurkan perkebunan dan ternak warga di Kecamatan Langgam, Pelalawan, Pangkalan Kuras dan Bandar Seikijang.
Tercatat di Kecamatan Langgam sebanyak 200 hektare sawit, 100 hektare karet dan 2 hektare sawah yang terendam. Sementara ternak yang mati yakni 6 ekor kerbau, 4 ekor sapi dan 47 ekor kambing. Kecamatan Pelalawan kebun kelapa sawit 200 hektare, karet 5 hektare dan sawah 66 hektare. Kecamatan Pangkalan Kuras untuk sawit yang terendam 500 hektare dan sawah 188 hektare dan Bandar Sei Kijang hanya sawit saja sebanyak 500 hektare yang terendam. (kst)